Rig Pengeboran, Alat Bantu dalam Pengambilan Minyak Bumi

Bagikan :
Rig Pengeboran

Di era kemajuan industri, banyak perusahaan otomotif yang mulai bermunculan dan berlomba-lomba untuk menciptakan kendaraan terbaik. Saat ini, mayoritas kendaraan menggunakan bahan bakar minyak. Bahan bakar minyak berasal dari fosil makhluk hidup jutaan tahun silam dan terkubur dalam di bumi. Dalam proses pengambilannya, para pekerja akan melakukan pengeboran menggunakan alat yang bernama rig. 

Mungkin anda bertanya-tanya apa itu rig pengeboran? Apa saja jenisnya? Lalu, apa saja bagian dari alat ini? Ayo simak lebih lanjut karena artikel ini akan mengupas tuntas semuanya!

Pengertian

Setiap anda bepergian dengan kendaraan pribadi, tentunya anda akan memeriksa apakah bensin anda cukup atau tidak. Seperti yang anda ketahui, bensin berasal dari minyak bumi (crude oil) yang telah melwati berbagai macam proses dengan sedemikian rupa sehingga dapat anda gunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan anda. 

Tentu anda juga telah mengetahui bahwasanya minyak bumi berada di dalam bumi yang terlindungi di bawah sedimen. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengeboran untuk mengambil minyak bumi tersebut. Alat pengeboran tersebut bernama rig atau orang biasa menyebutnya dengan sebutan rig pengeboran.

Rig pengeboran adalah alat yang biasanya digunakan untuk mengebor dalam upaya mengambil minyak bumi (crude oil) yang ada di dalam bumi. Alat ini tentunya sangatlah kompleks, mengingat pengambilannya harus menembus lapisan-lapisan bumi. Selain itu, rig pengeboran juga terdiri dari bermacam tipe.

Baca juga: Berkenalan dengan Bahan Bakar Fosil: Pengertian Hingga Keuntungan

Jenis-jenis Rig

Jenis Rig Pengeboran

Seperti yang telah anda ketahui sebelumnya, rig pengeboran memiliki banyak jenis bergantung pada lokasi tempat pengeboran. Adapun jenis-jenisnya, antara lain:

1. Land Rig

Sesuai dengan namanya, land rig atau rig darat merupakan rig yang biasanya para pekerja gunakan untuk mengambil minyak bumi yang ada di daerah daratan. Land rig terdiri dari dua jenis yaitu rig kecil untuk pekerjaan sederhana dan rig besar untuk operasi pengeboran. Desain alat ini bersifat portable sehingga lebih mudah dalam penggunaannya.

2. Swamp Barge

Pada dasarnya, alat ini hampir sama dengan yang sebelumnya karena untuk kelengkapannya mereka persis sama, hanya saja alat ini memiliki ponton yaitu alat yang akan berada di dasar rawa selama pengeboran. Biasanya alat ini beroperasi di kedalaman 5 m.

3. Tender Barge

Tender barge adalah sistem yang terpasang pada platform. Sistem ini membantu selama operasi pengeboran berlangsung.

4. Jack Up Rig

Alat ini memiliki kaki yang panjang dan dapat bergerak naik dan turun pada penopang struktur utama. Walaupun memiliki kaki yang panjang, tapi alat ini hanya mampu beroperasi hingga kedalaman maksimal 110 m di bawah permukaan air.

5. Drilling Jacket

Struktur platform ini adalah baja dan biasanya berukuran kecil. Drilling jacket juga kuat karena terbuat dari baja sehingga cocok apabila beroperasi di laut tenang atau dangkal dan sering dikombinasikan dengan Tender Barge atau Jack Up Rig.

6. Semi-submersible Rig

Semi-submersible rig biasanya beroperasi di laut dengan kedalaman hingga 750 m dengan cuaca yang buruk dan ombak yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena alat ini memiliki hull dan baling-baling sehingga pekerja dapat mengatur posisinya.

7. Drill Ship

Pada umumnya, alat jenis ini sama seperti kapal lainnya, hanya saja sudah mengalami beberapa modifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai rig. Drill ship biasa beroperasi pada laut yang dalam dan semua alat pengeboran telah ada pada kapal.

Baca juga: Mengenal Kapal Tanker dengan Segala Fungsionalitasnya

Bagian-bagian Utama Rig Pengeboran

Anda telah mengetahui jenis-jenis rig pengeboran. Saat ini, waktunya anda mengetahui apa saja bagian-bagian utama yang menyusun rig pengeboran. Alat ini tentunya terdiri dari berbagai macam bagian yang dapat menunjang operasi pengeboran minyak bumi (crude oil).

1. Mud Pumps

Pompa lumpur ini berfungsi penting untuk memompa lumpur dan menyalurkannya ke standpipe pressure. Pompa ini berperan penting dalam sistem sirkulasi lumpur selama proses pengeboran.

2. Rotary Table

Selang ini adalah perangkat mekanis yang terdapat pada rig pengeboran yang memberikan gaya rotasi searah jarum jam ke string bor untuk memfasilitasi proses pengeboran lubang bor. Selang ini berfungsi untuk menyalurkan lumpur dari mud pumps.

3. Trip Tank

Tempat ini berfungsi penampung fluida atau cairan ketika working pipe sedang dalam kondisi naik atau turun. Tangki ini biasanya digunakan untuk pengukuran volume lumpur yang akurat dan perubahan volume lumpur saat tripping. Ini harus tersedia di semua rig dengan indikator level.

Lihat Produk Kami: Menyediakan jual dan sewa Fuel Tank Fabrication dengan berbagai ukuran

4. Swivel

Bagian ini berfungsi untuk drill pipe. Swivel memberikan kemampuan kelly (tali bor) untuk berputar sambil membiarkan blok berjalan tetap dalam posisi posisi rotasi stasioner sekaligus memungkinkan masuknya cairan pengeboran ke dalam string bor.

5. Crown Block

Terdapat kawat baja atau sling dan merupakan bagian dari menara yang dapat pindah. Blok mahkota ini merupakan bagian stasioner dari blok dan berperan dalam menangani satu set katrol melalui garis bor (tali kawat) berulir.

6. Drilling Line

Drilling line merupakan kabel baja yang terletak diantara kerekan dan mesin katrol kerek. Tali ini adalah tali kawat bengkok yang terulir dalam biasanya 6 hingga 12 bagian antara blok perjalanan dan blok mahkota untuk memfasilitasi penurunan dan pengangkatan tali bor ketika masuk dan keluar dari lubang sumur.

7. Drill Floor

Lantai bor adalah ini dari setiap rig pengeboran. Drill Floor adalah tempat tali bor memulai perjalanannya ke dalam sumur. Lokasi ini adalah lokasi kerja utama untuk pekerja dan pengebor. Lantai bor ini terletak tepat di bawah derek.

8. Stand Pipe

Saluran vertikal yang fluida lewati sebelum masuk ke pipa penampung. Stand pipe atau pipa bor adalah pipa yang terdiri dari dua atau tiga sambungan yang terhubung dan berdiri di menara derek secara vertikal.

9. Blow Out Preventer

BOP merupakan katup khusus atau perangkat mekanis untuk menyegel, mengontrol, dan memantau sumur minyak dan gas untuk mencegah semburan dan pelepasan minyak bumi (crude oil) yang tidak terkendali. BOP biasanya terletak pada tumpukan katup.

Baca juga: Mengenal Minyak dan Gas (Migas) dan Industrinya

10. Racking Platform

Area penempatan pipa sebelum ia masuk ke dalam sumur pengeboran. Area ini berada di sepanjang sisi menara derek (biasanya sekitar 35 atau 40 kaki di atas lantai). Papan ini adalah tempat tukang derek bekerja sambil meletakkan pipa.

11. Shale Shaker

Shale shaker adalah komponen peralatan pengeboran dan merupakan fase pertama dari sistem kontrol padatan pada rig pengeboran yang berperan untuk menghilangkan padatan besar dari cairan pengeboran atau lumpur.

12. Traveling Block

Bekerja sama dengan katrol untuk memindah dan mengangkat alat. Travelling block adalah bagian yang bergerak bebas dari sebuah balok dan tekel yang berisi satu set katrol dengan garis bor (tali kawat) yang tergulung dan berlawanan dengan blok mahkota (bagian stasioner).

13. Derrick

Derrick atau derek merupakan alat pengangkat yang terdiri dari minimal satu tiang berpelindung. Kebanyakan derek memiliki setidaknya dua komponen yaitu tiang berpelindung atau menara mandiri dan boom berengsel. 

14. Draw Works

Drawworks adalah komponen mesin pengangkat utama dari rig pengeboran putar. Fungsinya adalah menyediakan sarana untuk menaikkan dan menurunkan traveling block. Segmen garis bor dari drawwork ke blok mahkota disebut “garis cepat”. Kemudian, garis bor memasuki sheave pertama dari blok mahkota dan biasanya membuat 6 sampai 12 lintasan antara blok mahkota dan katrol blok berjalan untuk keuntungan mekanis. Setelah itu, garis blok keluar dari sheave terakhir di blok mahkota dan terikat ke kaki derek di sisi lain lantai rig. Bagian dari garis bor ini adalah “garis mati”. 

Kesimpulan

Pengeboran merupakan upaya untuk mendapatkan minyak bumi (crude oil) dengan menggunakan rig pengeboran. Terdapat berbagai macam jenis rig pengeboran berdasarkan lokasi penggunaannya. Selain itu, bagian-bagian dari alat tersebut pun bermacam-macam.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda untuk memahami terkait rig pengeboran.

Solar Industri menyediakan pembelian produk Bio Solar B30 Non-subsidi dan jasa bunker service resmi Pertamina.

Tags

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.