Struktur Lapisan Bumi: 4 Lapisan, Karakteristik, dan Pergerakannya

Bagikan:
Struktur lapisan Bumi terdiri dari empat bagian utama, yaitu kerak Bumi (lapisan terluar dan paling tipis), mantel Bumi (lapisan paling tebal), inti luar (satu-satunya lapisan berwujud cair), dan inti dalam (lapisan terdalam yang bersifat padat). Keempat lapisan ini tersusun berdasarkan kepadatan material, di mana material yang lebih berat mengendap ke pusat Bumi.
gambar struktur lapisan bumi
Daftar Isi

Artikel ini membahas urutan struktur lapisan Bumi dari luar ke dalam, karakteristik masing-masing lapisan, serta jenis pergerakan lempeng yang terjadi di permukaannya. Data ketebalan dan suhu di bawah mengacu pada sumber geologi seperti USGS dan National Geographic.

Pengertian Lapisan Bumi

gambar struktur lapisan bumi
Gambar Layers of Earth (from Freepik)

Lapisan Bumi adalah susunan berlapis yang membentuk struktur planet Bumi, mulai dari permukaan yang kita pijak hingga pusat inti. Bumi memiliki diameter sekitar 12.742 kilometer dan kepadatan rata-rata sekitar 5,51 g/cm³.

Struktur berlapis ini terbentuk miliaran tahun lalu ketika Bumi masih berupa bola panas. Seiring proses pendinginan, material yang lebih berat dan padat (seperti besi dan nikel) tenggelam ke pusat, sementara material yang lebih ringan (seperti batuan silika) naik membentuk lapisan luar. Karena itu, kepadatan Bumi meningkat seiring bertambahnya kedalaman.

Para ilmuwan mempelajari struktur bagian dalam Bumi melalui metode geofisika, terutama dengan menganalisis kecepatan rambat gelombang seismik dari gempa bumi, sifat kemagnetan, gaya gravitasi, dan aliran panas. Dari data inilah diketahui bahwa Bumi tersusun dari lapisan-lapisan dengan komposisi material yang berbeda.

Baca Juga: Tentang Atmosfer: Komposisi, Lapisan dan Manfaatnya

4 Struktur Lapisan Bumi dan Karakteristiknya

Urutan struktur Bumi dari permukaan hingga ke pusat adalah kerak Bumi, mantel Bumi, inti luar, dan inti dalam. Berikut penjelasan tiap lapisan beserta karakteristiknya.

Tabel Perbandingan 4 Lapisan Bumi

LapisanKetebalan (perkiraan)WujudKomposisi UtamaSuhu (perkiraan)
Kerak Bumi5–70 kmPadatSilika, aluminium, oksigenPermukaan – ±870 °C
Mantel Bumi±2.900 kmPadat plastis (mengalir lambat)Silikat kaya besi & magnesium±870 – 4.000 °C
Inti Luar±2.200 kmCairBesi & nikel cair±4.500 – 5.500 °C
Inti Dalam±1.250 km (jari-jari)PadatBesi & nikel±5.000 – 6.000 °C

1. Kerak Bumi (Crust)

Kerak Bumi adalah lapisan terluar dan paling tipis, tempat seluruh makhluk hidup tinggal. Ketebalannya bervariasi: sekitar 5–10 km di dasar samudra dan 30–70 km di daratan, bahkan bisa lebih tebal di wilayah pegunungan besar. Kerak Bumi hanya menyumbang kurang dari 1% volume total Bumi.

Lapisan ini tersusun dari batuan yang mengandung silika, aluminium, dan oksigen. Berdasarkan komposisinya, kerak Bumi dibagi menjadi dua jenis: kerak benua (didominasi batuan granit, lebih tebal dan kurang padat) dan kerak samudra (didominasi batuan basalt, lebih tipis dan lebih padat). Suhu kerak berkisar dari suhu permukaan hingga sekitar 870 °C di bagian terdalam yang berbatasan dengan mantel.

2. Mantel Bumi (Mantle)

Mantel Bumi, disebut juga selimut atau selubung Bumi, adalah lapisan paling tebal dengan ketebalan sekitar 2.900 km dan mencakup sebagian besar volume Bumi (sekitar 84%). Lapisan ini terletak di antara kerak dan inti.

Penting untuk diluruskan: mantel bukan cairan. Mantel bersifat padat, tetapi pada suhu dan tekanan tinggi, batuan silikatnya menjadi cukup lentur (ductile) sehingga dapat mengalir sangat lambat—hanya beberapa sentimeter per tahun. Aliran perlahan inilah (arus konveksi) yang menggerakkan lempeng tektonik di permukaan. Mantel mengandung besi, magnesium, aluminium, dan silikon, dengan suhu berkisar dari sekitar 870 °C di bagian atas hingga sekitar 4.000 °C di dekat batas inti.

Bagian atas mantel yang lentur dikenal sebagai astenosfer. Perlu dicatat, astenosfer hanya sebagian dari mantel bagian atas, bukan keseluruhan mantel. Sementara itu, kerak bersama bagian mantel paling atas yang kaku membentuk satu lapisan rigid yang disebut litosfer—jadi litosfer tidak sama persis dengan kerak.

3. Inti Luar (Outer Core)

Inti luar adalah satu-satunya lapisan Bumi yang berwujud cair. Lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 2.200 km dan tersusun dari besi serta nikel dalam bentuk cair, dengan suhu sekitar 4.500–5.500 °C.

Karena berwujud cair dan Bumi terus berotasi, logam cair di inti luar bergerak (berputar) dan menghasilkan medan magnet Bumi. Medan magnet inilah yang melindungi planet dari radiasi Matahari. Batas antara inti luar dan mantel disebut diskontinuitas Gutenberg.

4. Inti Dalam (Inner Core)

Inti dalam adalah lapisan paling dalam sekaligus paling panas, terletak di pusat Bumi dengan jari-jari sekitar 1.250 km. Suhunya mencapai sekitar 5.000–6.000 °C, hampir setara dengan suhu permukaan Matahari.

Meski suhunya sangat tinggi, inti dalam justru berwujud padat. Ini disebabkan tekanan yang luar biasa besar di pusat Bumi, yang memaksa atom besi dan nikel tetap rapat dan tidak dapat mencair. Menariknya, inti dalam diperkirakan terus tumbuh perlahan seiring pendinginan Bumi.

2 Jenis Pergerakan Lempeng Bumi

Permukaan Bumi terpecah menjadi lempeng-lempeng tektonik yang terus bergerak akibat arus konveksi di mantel. Ada dua jenis pergerakan utama yang perlu dipahami: divergen dan konvergen.

1. Pergerakan Divergen

Pergerakan divergen terjadi ketika dua lempeng bergerak saling menjauh. Ketika lempeng terpisah, material dari mantel naik ke permukaan, mendingin, dan membentuk kerak baru. Di dasar samudra, proses ini membentuk punggungan tengah samudra (mid-ocean ridge) dan memperluas dasar laut.

2. Pergerakan Konvergen

Pergerakan konvergen adalah kebalikannya, yaitu ketika dua lempeng bergerak saling mendekat dan bertabrakan. Pada zona ini, salah satu lempeng (biasanya yang lebih padat) menunjam ke bawah lempeng lain masuk ke dalam mantel—proses yang disebut subduksi. Pergerakan konvergen sering memicu gempa bumi, pembentukan gunung berapi, dan pegunungan.

Selain kedua jenis di atas, terdapat pula pergerakan transform, yaitu ketika dua lempeng bergeser menyamping satu sama lain tanpa saling menjauh atau mendekat. Sesar San Andreas di California adalah contoh terkenal dari batas transform ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada berapa lapisan struktur Bumi?

Struktur Bumi terdiri dari empat lapisan utama, yaitu kerak Bumi, mantel Bumi, inti luar, dan inti dalam. Urutan ini dihitung dari lapisan terluar (permukaan) hingga pusat Bumi.

Lapisan Bumi mana yang paling tebal?

Mantel Bumi adalah lapisan paling tebal, dengan ketebalan sekitar 2.900 km dan mencakup sekitar 84% dari total volume Bumi.

Apakah mantel Bumi berwujud cair?

Tidak. Mantel Bumi bersifat padat, tetapi karena suhu dan tekanan tinggi, batuannya menjadi lentur dan dapat mengalir sangat lambat. Satu-satunya lapisan Bumi yang benar-benar cair adalah inti luar.

Mengapa inti dalam Bumi tetap padat meski sangat panas?

Inti dalam berada di bawah tekanan yang sangat ekstrem. Tekanan ini memaksa atom besi dan nikel tetap rapat sehingga tidak dapat mencair, meski suhunya mencapai 5.000–6.000 °C.

Apa yang menghasilkan medan magnet Bumi?

Medan magnet Bumi dihasilkan oleh pergerakan logam besi-nikel cair di inti luar seiring rotasi Bumi. Medan magnet ini berperan melindungi Bumi dari radiasi Matahari.

Penutup

Memahami struktur lapisan Bumi—dari kerak, mantel, inti luar, hingga inti dalam—membantu kita memahami fenomena seperti gempa, letusan gunung berapi, dan pergerakan benua. Pengetahuan geologi seperti ini juga menjadi dasar dalam industri energi, mulai dari eksplorasi hingga distribusi bahan bakar.

PT Megah Anugerah Energi hadir sebagai penyedia solusi energi untuk kebutuhan industri, termasuk Bio Solar (B40) sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Jika perusahaan Anda membutuhkan pasokan BBM industri yang andal, tim kami siap membantu. Konsultasikan kebutuhan Anda di sini.

Artikel Terkait

Butuh Supplier Solar Industri dengan Pengiriman Cepat?
Kami siap melayani distribusi solar ke seluruh wilayah Indonesia dengan armada tepercaya dan tangki standar industri.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.