Selain Avtur, Inilah Jenis-Jenis Bahan Bakar Pesawat

Bagikan :
pengisian bahan bakar

Kehidupan kita tidak pernah terlepas dari berbagai macam kendaraan. Kendaraan dibutuhkan manusia untuk menjalankan roda kehidupan, memudahkan mobilitas dalam pergerakan, dan memudahkan dalam memutarkan ekonomi suatu negara. Salah satu kendaraan yang cukup banyak peminatnya adalah pesawat udara. Kendaraan bermotor yang dapat dikendarai di udara pertama dikenalkan oleh Wright brothers, yaitu Orville Wright dan Wilbur Wright. Saat itu, pesawat udara masih banyak memerlukan perbaikan hingga dapat dikatakan aman untuk mengangkut manusia terbang.

Kini, pesawat udara telah mengalami banyak perbaikan-perbaikan yang membuatnya menjadi salah satu moda transportasi yang paling aman dan banyak digunakan oleh manusia untuk bepergian dan melakukan aktivitas. Pesawat udara juga membantu kita terhindar dari kemacetan jalanan yang dapat menyita waktu dan menghambat perjalanan kita.

Apabila kita membahas mengenai pesawat udara, maka kita perlu mengetahui juga bahan bakar yang digunakan pesawat. Bahan bakar pesawat terbang yang kita ketahui adalah Avtur. Namun, apakah hanya avtur saja? Simak artikel di bawah ini yang akan membahas jenis-jenis lain dari bahan bakar pesawat udara dan pemanfaatannya.

Pengertian Bahan Bakar Pesawat

Bahan bakar pesawat terbang adalah bahan bakar yang berasal dari minyak bumi yang digunakan untuk menerbangkan pesawat udara. Pada umumnya memiliki persyaratan yang lebih ketat daripada bahan bakar yang digunakan di jalan dan mengandung zat aditif yang berfungsi untuk meningkatkan dan juga menjaga bagian-bagian pesawat udara dalam melakukan proses pembakaran dan perawatan.

Bahan bakar pesawat udara umumnya terbuat dari bahan baku kerosin karena kerosin cukup mudah ditemukan. Selain terbuat dari bahan baku kerosin, ada jenis lainnya dari bahan bakar. Selanjutnya kita akan membahas jenis-jenis bahan bakar pesawat udara dan pemanfaatannya di kehidupan sehari-hari.

Jenis-Jenis Bahan Bakar Pesawat

Sebelumnya kita pernah membahas mengenai jenis bahan bakar Avtur dan Avgas, di artikel ini kita akan membahas lebih banyak lagi tentang jenis dan bagaimana pemanfaatannya di kehidupan sehari-hari.

1. Bahan Bakar Jet

Bahan bakar jet merupakan bahan bakar yang memiliki warna bening hingga warna kekuningan (straw) dan terbentuk dari minyak tanah tanpa timbal (Jet A-1) atau campuran minyak tanah dengan kerosin (Jet B). Bahan bakar jet dapat digunakan pada mesin diesel maupun mesin turbin.

a) Jet A

Jet A merupakan bahan bakar jet yang digunakan dalam pesawat komersial modern dan campuran minyak tanah yang sangat halus. Bahan bakar ini terbakar di atas atau pada 47℃. Bahan bakar ini juga memiliki titik bakar yang lebih tinggi dari bahan bakar yang berbahan baku bensin sehingga membutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk menyalakannya.

b) Jet A-1

Jet A-1 merupakan bahan bakar jet yang umum digunakan dan dikenal sebagai avtur (aviation turbine fuel). Avtur memiliki titik beku yang rendah, yaitu -47℃, dan cocok untuk digunakan sebagai bahan bakar pesawat udara yang melakukan perjalanan internasional yang akan melalui berbagai cuaca. Avtur juga digunakan sebagai cairan hidrolik pada sistem kontrol mesin dan digunakan sebagai pendingin bagi beberapa komponen pembakaran.

c) Jet Campuran (Jet B)

Jet B merupakan bahan bakar jet campuran minyak tanah dengan nafta dengan komposisi 65% minyak tanah dan 35% kerosin. Jet B umum digunakan untuk penerbangan di daerah dengan temperatur rendah. Titik beku Jet B mencapai -72℃ (apabila dibandingkan dengan Jet A-1 yang 47℃). Namun, mesin pesawat harus disesuaikan dengan bahan bakar ini apabila akan digunakan sebagai bahan bakar.

2. Avgas

Avgas (aviation gasoline) merupakan bahan bakar yang digunakan oleh pesawat udara yang berukuran kecil (pesawat pribadi), pesawat udara latihan, dan helikopter ringan yang bermesin piston. Avgas yang tersedia di Amerika Serikat adalah bahan bakar dengan kandungan timbal yang rendah berdasarkan standar U.S. ASTM (American Society for Testing and Materials) D910 untuk Avgas 100 LL (low-lead).

Baca juga: Mengenal Avtur Sebagai Bahan Bakar yang Digunakan dalam Penerbangan

Biofuel

Setelah mengetahui jenis-jenis bahan bakar pesawat udara yang umum digunakan, tentu kita penasaran juga apakah ada bahan bakar pesawat yang sedang dikembangkan apabila bahan bakar yang sekarang digunakan tiba-tiba tidak lagi tersedia di Bumi. Berikut 3 (tiga) jenis bahan bakar pesawat yang sedang dikembangkan atau umumnya disebut biofuel.

Menurut britannica.com, biofuel merupakan bahan bakar yang berasal dari biomass, dalam hal ini berasal dari tumbuhan, algae, atau jasad hewan. Biofuel merupakan energi terbarukan karena bahan bakunya lebih mudah ditemukan.

1. Biogas

Biogas merupakan bahan bakar yang dihasilkan dari pengolahan limbah bahan organik (limbah domestik, kotoran hewan dan hewan, dan limbah organik) dengan memanfaatkan bakteri yang dapat menghasilkan gas metana dari aktivitas penguraian anaerobik.

2. Biodiesel

Biodiesel merupakan bahan bakar yang dihasilkan dari minyak nabati, lemak hewan, dan lemak yang berasal dari rumah makan yang telah di-recycle. Biodiesel 

3. Bioetanol

Etanol merupakan bahan bakar yang dihasilkan dari teknik fermentasi umbi-umbian, biji-bijian, atau tanaman yang memiliki kandungan pati dan gula yang tinggi kemudian melalui proses destilasi.

Baca juga: Gas Metana: Berbahaya atau Bermanfaat?

Gas Alam Cair dan Gas Alam Terkompresi

Gas alam seperti gas alam cair dan gas alam terkompresi merupakan gas alam yang bisa digunakan sebagai bahan bakar pesawat. Berikut penjelasan keduanya sebagai bahan bakar pesawat.

1. Gas Alam Cair (Liquefied Natural Gas)

Gas alam cair (liquefied natural gas) atau LNG merupakan gas alam yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat, salah satu yang telah menggunakan bahan bakar LNG ini adalah Tupolev, yaitu produsen pesawat udara asal Rusia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rory A. Roberts, Sean R. Nuzum, dan Mitch Wolff yang berjudul “Liquefied Natural Gas as the Next Aviation Fuel” (2015) bahwa LNG dapat digunakan sebagai bahan bakar pesawat udara. LNG memiliki densitas yang rendah dan penggunaannya mirip seperti ketika menggunakan JP-8 (Jet propellant 8 jet fuel specified by MIL-DTL-83133).

2. Gas Alam Terkompresi (Compressed Natural Gas)

Gas alam terkompresi (compressed natural gas) atau CNG merupakan gas alam yang tidak berbau, tidak memiliki rasa, dan tidak beracun. CNG terdiri dari 93,05% gas metana, nitrogen, karbon dioksida, propana, dan etana. CNG memiliki nilai oktan yang tinggi yang menyebabkan rasio kompresi yang tinggi dan dapat beradaptasi di mesin-mesin modern. CNG telah digunakan sebagai bahan bakar pesawat udara contohnya di pesawat dari Aviat Aircrafts yang bernama Aviat Husky 200 dan pesawat dari Chomarat yang bernama VX-1 KittyHawk™.

Kesimpulan

Selain bahan bakar avtur, beberapa pesawat juga menggunakan bahan bakar lain. Bahan bakar yang digunakan dibedakan dari jenis-jenisnya, antara lain bahan bakar jet, avgas, biofuel, dan gas alam. Penggunaan bahan bakar ini disesuaikan dengan karakteristik bahan baku, mesin pesawat, dan juga temperatur agar terhindar dari kecelakaan yang tidak diduga.

Semoga pengetahuan ini dapat memberi manfaat dan sampai jumpa di artikel kami selanjutnya!

Solar Industri menyediakan pembelian Bio-Solar B30 dan Jasa Bunker Service dengan produk Marine Fuel Oil Non-subsidi resmi Pertamina. Jika Anda tertarik, silakan kontak tim admin melalui laman website resmi kami.

Tags

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.