Mengenal Marine Fuel Oil, Bahan Bakar untuk Industri Perkapalan

Bagikan :
marine fuel oil

Pernahkah anda mendengar dan mengenal istilah Marine Fuel Oil? Marine fuel oil adalah bahan bakar yang jarang kita gunakan, namun memiliki kegunaan yang besar dalam berbagai sektor kehidupan. Dalam bahasa Indonesia Marine Fuel Oil dikenal juga sebagai minyak bakar. Saat ini pertamina sedang dalam upaya menggalakkan penggunaan bahan bakar baru ini.

Lantas apa itu MFO? Apa saja kegunaan minyak bakar atau MFO? Akan dibahas lebih lanjut pada artikel dibawah ini. Mari baca dengan seksama.

Apa itu MFO?

MFO adalah singkatan dari Marine Fuel Oil. Marine Fuel Oil adalah jenis bahan bakar yang didapat dan diolah dari residu penyulingan minyak bakar. Marine Fuel Oil atau dapat dikenal juga sebagai minyak bakar bertekstur kental dan berwarna hitam pekat. Lebih kental dan lebih gelap dari diesel. Oleh sebab itu, selain dikenal sebagai minyak bakar, Marine Fuel Oil (MFO) juga dikenal sebagai minyak hitam. Marine Fuel Oil pada dasarnya digunakan sebagai bahan bakar pada mesin di industri-industri berat. Sebagai salah satu contohnya adalah Marine Fuel Oil digunakan dalam PLTU.

Dalam beberapa penelitian, para peneliti sepakat dengan argumentasi bahwa Marine Fuel Oil (MFO) merupakan bahan bakar yang lebih irit daripada diesel. Dengan menggunakan MFO sebagai bahan bakar kapal laut, maka dapat diperkirakan kita dapat menghemat sebesar 40% biaya penggunaan bahan bakar diesel atau solar. Lebih lanjut, faktor hemat secara biaya ini juga didapat dari data harga MFO yang memang lebih murah dibandingkan dengan diesel atau solar.

Harga MFO dengan diesel memiliki selisih sekitar Rp. 1400,- per kilogram nya. Dalam pasar internasional, harga MFO berkisar antara 448 dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton untuk jenis residu IFO 380. Sedangkan harga 454 dolar AS/metrik ton untuk IFO 180. Sebagai tambahan perbandingan, harga Bahan Bakar diesel sebagai bahan bakar utama kapal di pasaran internasional mencapai harga 611 dolar AS per metrik ton. Di Indonesia sendiri penggunaan MFO masih belum digunakan secara optimal. Padahal telah banyak negara di luar negeri yang menjadikan MFO sebagai bahan bakar standar kapal laut mereka. 

Baca juga: Jenis-Jenis Pengolahan Bahan Bakar Kapal Laut

SIfat-Sifat MFO

sifat mfo

Setelah memahami sekilas info tentang MFO, mari menilik beberapa sifat yang harus dimiliki oleh bahan bakar MFO dengan kualitas baik. Ketika pengolahan MFO tidak mewujudkan sifat-sifat dibawah ini, berarti dapat disimpulkan MFO tersebut bukan merupakan MFO yang baik untuk digunakan untuk bahan bakar. Berikut sifat-sifat utama yang harus dimiliki oleh MFO dengan kualitas yang baik:

1. Stabilitas

MFO dengan kualitas baik harus mempunyai kestabilan density atau kestabilan kepadatan unsur-unsur kimia didalamnya. Untuk menguji hal ini MFO harus harus diuji dalam 15 derajat ASTMD 1298. Pengujian ini dilakukan untuk benar memastikan bahwa tidak ada senyawa lain yang tercampur dalam MFO.

Memastikan bahwa MFO yang dihasilkan benar merupakan senyawa-senyawa homogen. MFO harus dipastikan Homogen untuk menghindari segala kemungkinan penggumpalan ketika dalam proses pembakaran. Ketika terjadi penggumpalan maka tentu saja, akan merusak kinerja dari MFO.

2. Kekentalan

Selain kestabilan unsur kimiawi, MFO dengan kualitas bagus harus memiliki sifat kekentalan tertentu. Untuk mengukur sifat kekentalan pada MFO, dilakukan uji viscosity kinematic pada suhu 50 derajat celcius berdasarkan ASTM D 445 dan pengujian pour point berdasarkan ASTM D 97. MFO yang baik harus memiliki sifat kental namun tidak terlalu kental agar MFO tetap mudah dialirkan menuju tempat pembakaran.

3. Korosifitas

Pengujian korosifitas dilakukan pada MFO dengan melakukan pengujian kandungan sulfur berdasarkan ASTM D1552. Hal ini berkaitan dengan tingkat perubahan kandungan sulfur yang nantinya berubah menjadi oksida dan tercampur dengan air ketika dalam pembakaran. 

4. Kebersihan

Ketika dalam proses pengolahanya, harus dipastikan bahwa segala alat yang digunakan dalam kondisi yang bersih. MFO tidak disarankan untuk tercampur atau terkontaminasi dengan zat lain. Karena tentu saja hal ini dapat mempengaruhi kinerja MFO. Sebagai contoh, ketika MFO tercampur dengan arang atau berbagai sedimen, dapat dipastikan akan terjadi pergerakan pada nozzle burner. Selain itu, ketika MFO terkontaminasi dengan air, maka hal ini juga dapat mempengaruhi kinerja dari MFO sebagai bahan bakar yang seharusnya homogen. 

5. Keselamatan

Keselamatan dalam hal ini berkaitan erat dengan keselamatan kerja yang harus diterapkan dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, dan penggunaanya. Hal ini guna memastikan bahwa ketika melakukan aktivitas-aktivitas tersebut tidak ada loncatan api yang dapat menyambar dan membakar MFO.

Baca juga: Mengenal Minyak Bumi, Sumber Daya Alam Penting dalam Kehidupan Manusia

Kegunaan MFO

Setelah mengetahui beberapa hal penting terkait pengertian dan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh MFO maka selanjutnya tibalah kita dalam pertanyaan, apa saja kegunaan dari MFO? Berikut penjabaran kegunaan minyak bakar:

  • Pabrik & Industri

Selain sebagai bahan bakar kapal, MFO banyak digunakan sebagai bahan bakar utama berbagai mesin-mesin industri. Lebih spesifik, MFO sering digunakan sebagai bahan bakar mesin industri, seperti boiler (ketel uap), heating (pemanas), drying (pengering), furnace (dapur atau tungku industri).

Baca juga: Mengenal Berbagai Macam dan Manfaat Biofuel

  • Mesin Pemanas & Pemanas Ruangan

Pada negara-negara dengan musim dingin, atau pada negara yang tidak memiliki aktivitas kemaritiman, MFO sering juga digunakan sebagai bahan bakar pemanas ruangan. Tidak hanya itu, dalam industri, MFO juga digunakan sebagai bahan bakar berbagai mesin pemanas, seperti pemanas tembakau dan pemanas aspal.

  • Bahan Bakar Kendaraan

TIdak lain, tidak bukan penggunaan MFO yang paling umum adalah digunakan sebagaii bahan bakar pengganti solar pada kapal laut, traktor, sampai bulldozer.

Kesimpulan

Megah Anugerah Energi dipercaya melayani serta menyediakan berbagai kebutuhan distribusi solar dan MFO untuk sektor industri maupun sektor kemaritiman. Oleh sebab itu, untuk mengetahui lebih lanjut terkait detail spesifikasi MFO, harga MFO, sampa pemesanan dan teknis pengiriman silahkan kunjungi laman produk marine fuel oil kami.

Solar Industri menawarkan paket pemesanan produk bio solar B30, jasa bunker service, dan pembuatan tangki solar di seluruh wilayah Indonesia. Untuk pemesanan lintas negara, silakan hubungi kontak kami yang telah tersedia. 

Tags

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.