Kapal Kargo: Pengertian, Fungsi, 4 Jenis, dan Prinsip Kerja

Bagikan:
Kapal kargo adalah jenis kapal yang menjadi pilar perdagangan internasional.
Kapal Kargo
Daftar Isi

Kapal adalah sebuah transportasi laut berukuran besar yang umumnya mampu menampung ratusan bahkan ribuan penumpang. Namun ada salah satu kapal yang khusus untuk mengangkut barang saja. Kapal tersebut adalah kapal kargo.

Kargo memiliki banyak jenis yang masing-masing memiliki peran untuk mengangkut jenis barang tersendiri. Kargo umumnya memiliki kapasitas dan daya angkut yang lebih besar ketimbang kapal penumpang. 

Cara pengemasan barang pada kargo juga beragam. Ada kargo yang melakukan pengemasan dan memuat barang melalui kontainer, ada juga jenis kargo yang mengangkut barang secara langsung dengan memuatnya pada ruangan khusus, dan ada juga yang menggunakan tangki untuk memuat barang cair seperti gas dan minyak.

Mari kita mengenal lebih dekat dengan kapal kargo. Artikel ini akan menjelaskan mulai dari pengertian kapal kargo secara umum dan spesifik, kemudian fungsi dan fitur-fitur kapal kargo, hingga jenis kapal kargo sesuai dengan barang yang dimuat. Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Kapal Kargo

Anda pasti sudah mengenal secara umum tentang kapal kargo. Atau Anda sudah pernah menjumpainya baik di dermaga maupun pada tempat lain.

Namun apakah Anda tahu pengertian kapal kargo secara umum menurut ketentuannya? 

Secara umum, kapal kargo, atau juga sering disebut sebagai kapal barang adalah transportasi laut berukuran besar yang berfungsi secara khusus untuk mengangkut barang dari sebuah titik ke titik atau tujuan lainnya.

Secara garis besar, kapal ini terbagi menjadi kapal kargo umum dan kapal kargo spesifik.

Kapal ini adalah kapal yang memiliki fasilitas dan fitur-fitur yang lengkap untuk kegiatan pengemasan barang, memuat barang, dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pengiriman barang.

Sementara secara spesifik, kapal ini adalah jenis kapal pengangkut barang yang bertujuan untuk mengangkut barang berukuran besar dan dalam jumlah yang banyak.

Sehingga barang yang diangkut umumnya adalah barang yang serupa dalam jumlah yang banyak.

Fungsi Kapal Kargo

Setelah mengenal pengertian kargo baik secara umum maupun spesifik, mari kita mengenal fungsi dari jenis kapal ini.

Sesuai dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, kapal ini memiliki fungsi utama untuk memindahkan barang dari sebuah tempat ke tempat atau tujuan lainnya. Adapun fungsi kapal ini secara detail adalah sebagai berikut.

1. Mengirim Barang Perusahaan ke Luar Pulau atau Luar Negeri

Fungsi yang pertama adalah mengirim barang, baik milik perusahaan maupun milik perorangan ke luar pulau atau luar negeri.

Beberapa perusahaan memiliki permintaan untuk produk mereka ke luar negeri atau luar pulau. Sehingga mereka memiliki kapal untuk melakukan ekspedisi pengiriman ke luar pulau maupun luar negeri.

2. Mengirim Barang Perusahaan maupun Perorangan dengan Ukuran yang Besar

Fungsi lainnya adalah mengirim barang baik milik perusahaan maupun milik perorangan dengan ukuran yang besar dan jumlah yang banyak.

Perlu Anda ingat bahwa banyak perusahaan dan perorangan menggunakan kapal ini sebagai media ekspor dan impor. Kapal barang mengangkut barang-barang tersebut dalam ukuran yang besar dan banyak.

3. Mengirim Komoditas Mentah ke Pabrik

Beberapa kapal jenis ini yang beroperasi untuk industri dan perusahaan akan berfungsi sebagai alat transportasi yang mengangkut komoditas utama dari suatu pulau menuju pulau tempat pabrik industri tersebut.

Umumnya sebuah kapal barang mengangkut barang komoditas mentah seperti batu bara dan hasil tambang lainnya.

Jenis Kapal Kargo

kapal kargo terbesar di dunia
Jahre Viking, kapal terbesar yang pernah dibangun, sudah dibesituakan pada 2010 (Sumber: ShipSpotting.com)

Kapal kargo memiliki empat jenis jika Anda lihat secara garis besar. Keempat jenis tersebut memiliki spesifikasi berdasarkan fokus barang saat proses bongkar muat. Berikut adalah jenis kargo yang umum Anda temui.

1. Kargo Umum

Jenis kargo ini berfungsi sebagai transportasi angkutan laut (sea freight) yang umum. Sesuai dengan namanya, kapal ini bisa mengangkut berbagai jenis muatan.

Mulai dari kargo karung, curah, hingga kargo yang termuat dalam kontainer. Hal inilah yang membuat kapal barang umum sering disebut sebagai kapal multifungsi.

Kapal barang umum memiliki kapasitas sebesar 25 ribu dwt dan memiliki sebutan double decker karena palkanya bertingkat dua, yaitu dek utama dan dek antara atau tween deck.

2. Kargo Curah

Jenis kargo yang juga menjadi transportasi angkutan laut. Perbedaannya terletak pada muatannya. Kapal barang curah hanya mengangkut bahan mentah yang tidak dikemas dalam kontainer. Misalnya adalah mineral, batu bara, dan lain-lain.

Selain itu kapal ini hanya memiliki satu deck sehingga memiliki sebutan single decker. Kargo ini juga tidak bisa mengangkut kontainer atau peti kemas. Bagaimanapun, kapal ini masih menjadi jenis kapal barang paling banyak di dunia.

3. Kargo Kontainer

Adalah jenis kargo yang termasuk transportasi angkutan laut dan membawa barang-barang yang telah termuat dalam kontainer.

Kontainer atau peti kemas sendiri berbentuk balok yang mempunyai berbagai ukuran tergantung kebutuhan dan jumlah barang termuat.

4. Kargo Tanker

Adalah jenis kapal barang yang khusus memuat barang-barang cair atau liquid. Misalnya seperti bahan bakar solar dan marine fuel oil.

Kapal ini memiliki deck yang sangat panjang. Salah satu contohnya, yaitu Jahre Viking, tercatat sebagai kapal terbesar yang pernah dibangun sebelum dibesituakan pada 2010. Gambar di atas adalah gambar kapal tersebut.

Prinsip Kerja Kapal Kargo dan Fiturnya

Setelah mengetahui fungsi dari kargo, mari kita mendalami prinsip kerja dan fitur-fitur pendukung kargo berdasarkan fungsi-fungsi tersebut.

Prinsip kargo adalah memberikan keamanan pada setiap barang bawaan dari bongkar muat hingga sampai pada dermaga tujuan. Oleh karena itu, kargo dilengkapi dengan sejumlah fitur pendukung berdasarkan prinsip kerjanya.

Fitur pendukung ini berfungsi untuk membantu kapal dalam memuat setiap barang yang diangkut. Berikut adalah prinsip kerja kargo dan fitur-fiturnya.

1. General Cargo Crane

General cargo crane adalah alat bongkar muat yang terletak pada kapal. Jenis derek dengan konsep katrol ini mampu mengangkut kargo sebesar 80 ton. Derek kapal ini adalah peralatan utama yang berfungsi mengangkat dan memindahkan kontainer dan muatan berat lainnya dari kapal ke dermaga atau sebaliknya.

2. Conveyor Belt

Conveyor belt adalah ban berjalan yang mengangkut muatan ke kapal secara terus-menerus.

Alat ini berguna dalam mengangkat barang-barang jenis curah seperti hasil tambang, biji-bijian, batu bara, dan pupuk. Alat ini cukup efektif untuk bongkar muat barang berukuran besar dan dalam jarak yang jauh.

3. Shiploader

Seperti conveyor belt, alat ini menjadi pendukung kapal dalam melakukan bongkar muat barang curah. Perbedaannya, shiploader adalah mesin berlengan atau boom yang terpasang di dermaga dan mencurahkan muatan langsung ke dalam palka, sehingga jangkauannya dapat diatur mengikuti posisi kapal. 

4. Sekoci dan Pelampung

Tidak lupa sebagai bentuk keselamatan, sekoci dan pelampung tetap tersedia dengan lengkap. Meskipun tidak mengangkut penumpang, kargo harus mengutamakan keselamatan kru dan awak kapal.

Termasuk saat kapal terancam tenggelam. Kargo harus menyediakan sekoci dan pelampung yang sesuai dengan jumlah awak kapal.

5. Selang Air dan Sistem Keamanan

Tidak hanya sekoci dan pelampung yang menjadi peralatan keselamatan dan keamanan. Selain bahaya tenggelam, kargo juga menjadi sasaran bagi perompak dan bajak laut.

Beberapa kargo yang melewati perairan rawan perompak akan melengkapi dek dengan selang air berukuran besar yang mampu menyemprotkan air kepada perompak apabila kapal diserang.

Selain selang, beberapa kargo juga memiliki sistem keamanan seperti rantai untuk setiap kontainer dan deck agar perompak sulit naik ke kapal, dan juga beberapa menyewa awak yang berfokus pada bagian keamanan dan membawa senjata api.

Penutup

Demikian penjelasan lengkap artikel ini terkait kapal kargo dan berbagai macam jenisnya. Anda sudah mengetahui terkait pengertian dan fungsi kapal kargo dalam pelayaran dan pengiriman barang, hingga alat-alat pendukung dan juga keempat jenisnya. 

Kapal jenis ini menjadi jenis kapal yang sangat krusial dalam perdagangan internasional dan ekonomi negara maritim seperti Indonesia. Jenis kapal ini yang besar di dunia seperti Jahre Viking mengangkut minyak dan bahan bakar yang mampu memenuhi pasokan minyak dunia.

Dalam hal pengiriman minyak menuju kapal atau bunker service, percayakan pada PT Megah Anugerah Energi. Kami menyediakan jasa bunker service berkualitas dan aman menuju kapal tanker Anda.

Kunjungi website kami untuk mendapatkan penawaran dan informasi lebih lanjut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu kapal kargo?

Kapal kargo atau kapal barang adalah kapal niaga yang dirancang khusus mengangkut muatan, bukan penumpang. Rancangannya menyesuaikan jenis muatan, mulai dari peti kemas, muatan curah, sampai muatan cair.

Apa saja jenis kapal kargo?

Empat kelompok besarnya adalah kapal kargo umum atau general cargo, kapal curah atau bulk carrier, kapal peti kemas, dan kapal tanker. Di luar itu masih ada ro-ro untuk kendaraan, kapal berpendingin atau reefer untuk muatan beku, serta kapal pengangkut gas seperti LNG dan LPG carrier.

Apa perbedaan DWT dan GT pada kapal?

DWT atau deadweight tonnage adalah bobot total yang mampu diangkut kapal, mencakup muatan, bahan bakar, air, dan perbekalan, dinyatakan dalam ton. GT atau gross tonnage bukan satuan berat melainkan ukuran volume seluruh ruang tertutup kapal, dan angka inilah yang biasa dipakai untuk keperluan pendaftaran serta tarif pelabuhan.

Apa itu TEU pada kapal peti kemas?

TEU adalah singkatan dari twenty-foot equivalent unit, yaitu satuan kapasitas yang setara dengan satu peti kemas berukuran 20 kaki. Peti kemas 40 kaki dihitung sebagai 2 TEU. Satuan ini dipakai untuk menyatakan kapasitas kapal maupun arus barang di pelabuhan.

Apa kapal kargo terbesar di dunia?

Untuk kapal peti kemas, kelas terbesar saat ini mampu mengangkut lebih dari 24 ribu TEU. Adapun kapal terbesar yang pernah dibangun adalah tanker raksasa Seawise Giant, yang kemudian bernama Jahre Viking dan Knock Nevis, namun kapal tersebut sudah dibesituakan pada 2010 sehingga tidak lagi beroperasi.

Bahan bakar apa yang dipakai kapal kargo?

Sejak aturan IMO 2020 berlaku, kapal niaga wajib memakai bahan bakar dengan kandungan belerang maksimal 0,50 persen, yaitu VLSFO, atau tetap memakai HSFO dengan syarat memasang scrubber. Pilihan lainnya adalah marine gas oil. Di kawasan pengendalian emisi atau ECA, batas belerangnya lebih ketat lagi, yaitu 0,10 persen.

Artikel Terkait

Butuh Supplier Solar Industri dengan Pengiriman Cepat?
Kami siap melayani distribusi solar ke seluruh wilayah Indonesia dengan armada tepercaya dan tangki standar industri.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.