Analisis SWOT: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaatnya

Bagikan:
SWOT adalah metode analisis dalam 4 sisi yang berbeda untuk sebuah bisnis. Terdapat beberapa manfaat yang didapatkan dalam analisis SWOT yaitu mengetahui cara memanfaatkan kekuatan dan peluang serta dapat mengatasi ancaman dan kelemahan.
Terdapat kertas dan perangkat telphone yang berguna untuk membantu dalam menganalisis swot
Daftar Isi

Analisis SWOT adalah suatu rangkaian metode yang dapat Anda gunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan dalam bisnis. Dalam upaya menyelesaikan masalah, penggunaan rancangan strategi yang tepat merupakan langkah yang harus dilakukan.

Perancangan strategi pemecahan masalah dapat Anda gunakan dengan lebih mudah ketika telah menemukan cara yang tepat dalam proses analisis. Selain itu, cara lain merancang strategi yaitu dengan melakukan pemetaan terkait segala sesuatu yang terdapat dalam rencana atau permasalahan.

Hal tersebut karena pasti terdapat beberapa masalah ketika Anda sedang mencoba untuk membuat sebuah strategi dan menganalisis suatu permasalahan.

Di sisi lain, tahukah anda apa itu analisis SWOT? Apa tujuan penggunaan analisis ini? Apa saja manfaat yang akan didapatkan dari analisis ini?

Lalu, bagaimana cara menerapkan analisis ini dalam membangun bisnis? Anda tidak perlu khawatir apabila belum mengetahuinya karena kami akan membahas semuanya secara tuntas pada artikel ini. Simak selengkapnya, ya!

Pengertian Analisis SWOT

Ilustrasi tentang analisis swot
Ilustrasi SWOT © Freepik

SWOT adalah akronim atau singkatan dari empat elemen yaitu Strenght (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities (Kesempatan), dan Threats (Ancaman).

Singkatnya, analisis SWOT adalah suatu teknik atau metode dalam merencanakan strategi untuk mengevaluasi lingkungan bisnis. Teknik ini lebih menekankan pada faktor internal dan eksternal yang turut berperan dalam menyusun strategi dalam menyelesaikan permasalahan dengan efektif.

Secara umum, motode tersebut sering digunakan pada setiap perusahaan atau organisasi dalam menyelesaikan masalah atau ketika pengerjaan proyek.

Analisis SWOT bisa digunakan oleh perusahaan untuk menganalisa pertumbuhan bisnis dan tolak ukur keberhasilan. Pada sebuah proyek, metode analisis ini dapat Anda gunakan untuk memastikan kinerja proyek tersebut berdasarkan proyeksi awal.

Pada tahun 1960-an, Albert S. Humprey menggunakan analisis SWOT untuk pertama kalinya. Albert Humprey menggunakan analisis ini ketika dia menginisiasi sebuah proyek penelitian di Stanford Research Institute.

Sejak saat itu, metode analisis ini populer dan banyak digunakan oleh masyarakat luas, baik untuk menyelesaikan masalah sehari-hari atau masalah di perusahaan.

Seperti yang telah anda ketahui bahwasanya analisis SWOT adalah singkatan dari empat elemen atau komponen. Berikut ini penjelasan terkait masing-masing elemen, antara lain:

1. Strength

Elemen pertama dari analisis SWOT adalah strength yang berarti kekuatan. Kekuatan ini merujuk pada kelebihan atau hal-hal yang sudah berhasil tercapai oleh perusahaan atau proyek.

Pencapaian tersebut dapat berupa sesuatu yang tak berwujud, seperti atribut brand, aset sumber daya manusia, dan lain sebagainya.

2. Weakness

Komponen yang selanjutnya yaitu weakness atau kelemahan. Hal ini merujuk pada segala hal yang menghambat bisnis atau proyek perusahaan.

Misalnya suatu perusahaan menjual minyak bumi, maka weakness dari bisnis ini adalah keterbatasan penjualan produk karena terhalang jarak. 

3. Opportunities

Berikutnya, opportunities atau kesempatan yang berarti sebuah peluang yang muncul dari luar perusahaan atau proyek. Peluang ini bisa muncul dari perubahan pasar atau perkembangan teknologi.

4. Threats

Terakhir yaitu threats atau ancaman. Sesuai dengan artinya, komponen ini merujuk pada hal yang menimbulkan risiko bagi sebuah perusahaan.

Misalnya terdapat perusahaan yang menjual bahan bakar diesel, maka ancaman untuk bisnis ini adalah munculnya pesaing bisnis yang menjual bahan bakar biosolar dan meng-klaim dapat mengurangi efek rumah kaca

Tujuan Analisis SWOT

Setelah Anda mengetahui pengertian dan berbagai macam elemen dari analisis SWOT, saatnya mengetahui terkait tujuan dari penggunaan analisis ini.

Tujuan analisis SWOT adalah sebagai berikut:

1. Mempermudah Pemetaan Faktor Penting

Penggunaan analisis ini dapat membantu Anda dalam memudahkan pemetaan faktor-faktor penting dari suatu rencana atau strategi. Oleh karena itu, dengan analisis ini, Anda akan mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang dimiliki oleh perusahaan.

2. Prediksi Timbulnya Masalah

Dengan adanya elemen threats atau ancaman, Anda akan mengetahui terkait masalah yang mungkin saja timbul di masa depan. Hal ini membantu Anda untuk menyusun strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah tersebut apabila sewaktu-waktu muncul.

3. Mengetahui Posisi Perusahaan

Selain menganalisis terkait kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnis suatu perusahaan, metode analsis ini juga dapat membuat Anda mengetahui kompetitor yang turut bersaing di pasar.

Hal tersebut dapat anda gunakan untuk membuat strategi sehingga perusahaan Anda dapat menjadi lebih unggul di pasar daripada perusahaan kompetitor.

4. Kesempatan untuk Berkembang

Selanjutnya, dapat memberikan kesempatan pada perusahaan untuk berkembang. Hal ini karena penggunaan analisis SWOT yang tepat dan maksimal dapat mempermudah suatu perusahaan dalam memaksimalkan pengembangan perusahaan tersebut.

Apalagi, dengan melakukan perencanaan yang matang melalui 4 elemen SWOT dapat membuat suatu perusahaan untuk semakin berkembang.

5. Pengambilan Keputusan

Terakhir, tujuan analisis SWOT adalah membantu untuk pengambilan keputusan. Sesuai dengan fungsinya, SWOT dapat Anda gunakan untuk merencanakan strategi dalam menyelesaikan masalah.

Kondisi tersebut semakin mempermudah Anda untuk mengambil keputusan sesuai hasil analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari perusahaan.

Fungsi Analisis SWOT

1. Penentu keberlangsungan bisnis

Fungsi pertama adalah sebagai penentu keberlangsungan bisnis di masa mendatang. Hal ini dikarenakan, jika analisis SWOT diterapkan, maka bisa mengetahui bagaimana kelemahan, kelebihan, peluang, dan ancaman yang ada.

Nah, dari informasi tersebut nantinya bisa berguna untuk menyusun strategi yang tepat supaya bisnis Anda semakin berkembang kedepannya.

2. Mengetahui potensi pasar

Potensi pasar bisa Anda ketahui ketika menggunakan analisis SWOT. Sebab, Anda bisa menganalisis bagaimana peluang, kelebihan, kelemahan, dan ancaman dari kompetitor.

Setelah itu, Anda bisa membuat inovasi produk yang baru dan mampu menarik perhatian konsumen, sehingga potensi pasar yang dimiliki juga semakin besar.

3. Menetapkan prioritas tujuan

Terakhir, fungsi analisis SWOT adalah membantu perusahaan untuk menetapkan prioritas tujuan. Sebab, perusahaan bisa mengetahui apa yang menjadi prioritas dan memerlukan penanganan terlebih dahulu, sehingga ketika terjadi masalah segera terselesaikan.

Manfaat Analisis SWOT

Pada bagian ini, kami akan menjelaskan kepada Anda terkait manfaat analisis SWOT. Terdapat berbagai macam manfaat yang akan Anda dapatkan dengan menerapkan metode ini ketika merencanakan bisnis.

Berikut ini adalah manfaat yang akan anda dapatkan dengan menggunakan analisis SWOT, antara lain:

  • Mengetahui cara memanfaatkan kekuatan (strength) sehingga dapat menghasilkan peluang atau opportunities.
  • Mengetahui cara mengatasi kelemahan (weakness) yang berisiko dapat mendatangkan kerugian sehingga berpotensi menjatuhkan perusahaan.
  • Mengetahui cara memanfaatkan peluang (opportunities) yang muncul dengan tepat
  • Mengetahui cara memanfaatkan kekuatan (strength) dengan tepat sehingga mampu menghadapi dan mengatasi permasalahan atau ancaman (therats) yang sudah ada atau yang munkin timbul kelak.

Manfaat analisis ini tidak hanya terbatas yang telah kami sebutkan di atas, tetapi juga memiliki manfaat lainnya, seperti dapat mempermudah perkembangan bisnis UKM (Usaha Kecil Menengah) yang ingin mendapatkan modal dari pemerintah dengan cara mengajukan proposal.

Dengan metode analisis ini, para calon pengusaha UKM dapat mengetahui dan memahami dengan jelas terkait faktor internal dan eksternal yang kelak mungkin timbul.

Faktor Analisis SWOT

1. Faktor Eksternal

Pertama, ada faktor eksternal yang berasal dari luar perusahaan dan mempengaruhi opportunities and threats (O dan T). Faktor ini nantinya bisa berdampak pada pembuatan keputusan dari perusahaan.

Hal ini mencakup lingkungan industri (industry environment) dan lingkungan bisnis makro (macro environment), ekonomi, politik, hukum, teknologi, kependudukan dan sosial budaya.

Contoh faktor eksternal dalam analisis SWOT adalah berasal dari lingkungan, pemerintah, budaya, trend, kondisi ekonomi negara, dan lain sebagainya.

2. Faktor Internal

Faktor internal mempengaruhi terbentuknya strengths and weaknesses (S dan W) dan menyangkut kondisi yang terjadi di dalam perusahaan yang turut mempengaruhi terbentuknya pembuatan keputusan (decision making).

Hal ini meliputi seluruh aspek manajemen fungsional meliputi pemasaran, keuangan, operasi, sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, sistem informasi manajemen serta budaya perusahaan.

Adapun contoh faktor internalnya adalah finansial, sumber daya manusia, produk, kemampuan marketing, hingga kemampuan distribusi perusahaan.

Cara Menerapkan Analisis SWOT

Pada bagian sebelumnya, Anda telah mengetahui manfaat dari penerapan analisis ini. Nah,  pada bagian ini, kami akan menjelaskan kepada Anda terkait bagaimana cara menerapkan teknik ini.

Simak berikut ini, ya!

1. Membuat Visualisasi Diagram

Hal yang pertama dapat Anda lakukan yaitu membuat visualisasi diagram SWOT dengan bentuk kotak dan terbagi ke dalam empat bagian. Bagian-bagian tersebut memiliki label atau nama sesuai dengan keempat elemen SWOT tadi.

2. Menyiapkan Tujuan

Sebelum lanjut ke tahap berikutnya, anda harus menyiapkan tujuan terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan strategi yang sebelumnya telah anda susun untuk membuat tujuan.

3. Melakukan Brainstorming

Anda dapat mengumpulkan tim atau perwakilan dari setiap tim ketika hendak melakukan brainstorming. Pada sesi ini, anda akan mengetahui daftar dari setiap elemen yang harus dianalisis.

4. Menyusun Pertanyaan Penting 

Setelah melakukan brainstorming, Anda dapat mulai menyusun pertanyaan-pertanyaan penting terkait kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pada bisnis anda.

Dengan hal tersebut, Anda dapat menentukan empat elemen analisis SWOT berdasarkan rencana yang telah direncanakan sebelumnya.

5. Menyusun Strategi

Langkah yang terakhir yaitu menyusun strategi. Setelah mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, Anda dapat menganalisis hal tersebut dan mulai menyusun rencana strategi.

Strategi tersebut dapat Anda gunakan untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang, menghilangkan kelemahan, dan mengatasi ancaman.

Cara Membuat Analisis SWOT

1. Menentukan Tujuan Analisis SWOT

Demi mendapatkan hasil yang maksimal dari analisis SWOT, Anda harus memiliki pertanyaan dan tujuan dari pengajuan pertanyaan tersebut.

Misalnya, Anda dapat menggunakan analisis SWOT untuk membantu memutuskan apakah harus memperkenalkan suatu produk atau layanan baru atau hanya memberikan inovasi pada produk yang sudah ada.

2. Meneliti Bisnis, Industri dan Pasar

Sebelum memulai analisis SWOT,  lakukanlah riset untuk memahami bisnis, industri dan pasar terlebih dahulu. Mintalah perspektif dari staf, mitra bisnis dan klien Anda.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan riset pasar dan kompetitor pada perusahaan. Tujuannya untuk membantu mengambil keputusan dan menentukan strategi tepat dalam mengembangkan bisnis.

3. Membuat Daftar Kekuatan Bisnis

Setelah melakukan langkah di atas, Anda bisa memulai dengan membuat daftar kekuatan bisnis. Seperti kekuatan yang dimiliki karyawan, sumber daya keuangan, lokasi bisnis, keunggulan biaya dan daya saing.

Pada tahap ini, tidak perlu daftar yang bersifat definitif, tulislah ide dan pemikiran yang muncul.

4. Membuat Daftar Kelemahan Bisnis

Buatlah juga daftar hal-hal yang menjadi kelemahan bisnis Anda. Kelemahan dapat meliputi tidak adanya produk dan klien baru, absensi staf, minimnya kekayaan intelektual, penurunan pangsa pasar dan jarak ke pasar.

Daftar kelemahan ini digunakan untuk mengetahui perkembangan bisnis anda dari waktu ke waktu. Ketika dilihat lagi di tahun kemudian, Anda akan mengetahui apakah kelemahan tersebut telah teratasi atau belum.

Jika kelemahan sudah teratasi, maka perusahaan Anda mengalami kemajuan. Sebaliknya, jika belum teratasi, berarti perusahaan belum mengalami kemajuan.

5. Membuat Daftar Peluang Potensial

Pikirkan lagi mengenai kemungkinan pekuang eksternal untuk bisnis Anda. Misalnya ketika Anda ingin memperkenalkan suatu produk baru yang mengikuti tren terkini dan ternyata produk tersebut juga sudah diluncurkan oleh perusahaan kompetitor.

Namun, hal ini tidak boleh dicantumkan dalam peluang atau ancaman. Peluang dapat mencakup teknologi baru, program pelatihan, kemitraan, pasar yang beragam dan perubahan pemerintahan.

6. Membuat Daftar Potensi Ancaman

Buatlah pula ancaman dan permasalahan untuk bisnis anda. Seperti ancaman meningkatnya persaingan, tingkat suku bunga yang lebih tinggi, dan ketidakpastian pasar global.

7. Menetapkan Prioritas SWOT

Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda akan memiliki 4 daftar terpisah. Daftar ini berdampingan dan akan menjadi gambaran perusahaan keseluruhan tentang bagaimana bisnis berjalan dan masalah apa yang perlu diatasi.

Setelah itu, Anda bisa mencari tahu masalah apa yang paling penting, sehingga bisa segera diatasi dan menghilangkan permasalahannya.

8. Mengembangkan Strategi untuk Mengatasi Masalah SWOT

Tinjaulah 4 daftar prioritas Anda dengan bertanya:

  • Bagaimana kita dapat menggunakan kekuatan kita untuk memanfaatkan peluang yang teridentifikasi?
  • Bagaimana kita dapat menggunakan kekuatan ini untuk mengatasi ancaman yang teridentifikasi?
  • Apa yang perlu kita lakukan untuk mengatasi kelemahan yang teridentifikasi untuk memanfaatkan peluang?
  • Bagaimana kitameminimalisir kelemahan kita untuk mengatasi ancaman yang teridentifikasi?

Urgensi Analisis SWOT dalam Bisnis

Analisis SWOT dalam bisnis sangatlah penting untuk dilakukan. Merumuskan analisis SWOT bagi sebuah perusahaan dilakukan dengan cara memanfaatkan kesempatan, kekuatan, serta mengurangi ancaman dan kelemahan.

Analisis SWOT dimulai dengan membandingkan antara faktor eksternal yang terdiri dari peluang dan ancaman dengan faktor internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan perusahaan.

SWOT dapat dilaksanakan oleh para administrator secara individual atau berkelompok dalam organisasi. Apabila dilakukan secara berkelompok akan lebih efektif khususnya pada saat pengadaan struktur, objektifitas, kejelasan dan fokus perusahaan dalam memenangi persaingan bisnis.

Sebab, dari proses tersebut mampu menciptakan konsep strategi memenangi persaingan yang utuh sehingga permasalahan tidak akan melebar disebabkan karena pengaruh politik atau kesenangan perseorangan yang kuat.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai analisis SWOT yang perlu Anda ketahui untuk mengembangkan bisnis.

Pada intinya, analisis SWOT adalah teknik untuk merencanakan strategi dalam mengevaluasi lingkungan bisnis, baik dari faktor internal maupun eksternal.

Adanya teknik ini juga dapat membantu anda dalam menyelesaikan masalah perusahaan atau proyek. Terdapat empat elemen dari analisis ini yaitu kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats).

Solar Industri menawarkan pembelian bahan bakar Biosolar B30 dan Jasa Bunker Service resmi non-subsidi Pertamina. Silakan kunjungi laman resmi kami untuk mendapatkan penawaran menarik!

Tags:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.