Logistik adalah istilah populer yang mengarah pada proses penyimpanan dan pengiriman barang tertentu.
Saat Anda mencari kata ini dalam mesin pencarian, maka hasil pencarian akan menunjukkan beberapa jasa logistik di sekitar Anda yang menawarkan jasa-jasa di atas.
Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian logistik, aktivitas apa saja yang dilakukan, contoh, tujuan, hingga manfaatnya dalam berbagai bidang.
Pengertian Logistik
Istilah logistik berakar pada kata Yunani logos yang antara lain berarti perhitungan, akal, dan ucapan.
Secara umum, logistik adalah ilmu sekaligus seni merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi penyimpanan serta perpindahan barang dari tempat asal atau pengirim menuju tempat tujuan.
Kegiatan ini semakin banyak dilakukan untuk menunjang kegiatan mobilisasi dari manusia dan kecepatan perkembangan teknologi.
Oleh karena itu juga sering disebut sebagai seni modern yang membutuhkan ketelitian dan keteraturan sistem untuk mencapai tujuan yaitu mengirimkan komoditas atau sumber daya yang dikirimkan seperti minyak bumi dengan aman hingga tujuan.
Tujuan Logistik
Kegiatan ini tidak dilakukan tanpa tujuan khusus, penyedia atau pelaku jasa ini melakukannya untuk mencapai beberapa tujuan.
Secara umum tujuan logistik terbagi menjadi tiga bagian besar, yakni:
1. Tujuan Operasional
Tujuan operasional merupakan tujuan logistik yang pertama, yaitu memastikan persediaan barang cukup untuk menutupi kebutuhan pada hari-hari berikutnya.
Setiap perusahaan logistik memiliki gudang berbasis kebutuhan sehingga tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan barang, perhitungan stok dilakukan dengan hati-hati.
Oleh karena itu, banyak distributor produk-produk yang menerapkan logistik terutama untuk area yang luas. Hal ini untuk menghindari kemungkinan produk tersebut habis stoknya di lokasi.
2. Tujuan Keamanan
Keamanan komoditas yang dikirim menjadi tujuan utama dalam setiap transaksi pengiriman. Setiap penyedia jasa logistik pada dasarnya memiliki standar serta prosedur keamanan tersendiri.
Mulai dari pengemasan yang terintegrasi, penyimpanan yang dikontrol berkala oleh para ahli, hingga pengiriman dilakukan dengan sangat hati-hati. Semua ini bertujuan agar komoditas tersebut tidak rusak atau kondisinya berubah ketika pengiriman.
Selain itu, umumnya para penyedia jasa memiliki beberapa gudang penyimpanan yang aman dan tertata dengan baik, yang dapat mencegah barang mengalami hal yang tidak diinginkan.
Kemudian dilanjutkan dengan alat transportasi yang telah terintegrasi dan dinyatakan layak memenuhi standar perusahaan.
3. Tujuan Keuangan
Tujuan logistik yang terakhir ini tentu tidak dapat dilewatkan, karena walau bagaimanapun tiap badan usaha atau perusahaan juga bertujuan menghasilkan profit.
Dengan menawarkan jasa dengan harga ekonomis jika dibandingkan jasa pengiriman lainnya, kegiatan pengiriman ini berharap dapat menarik banyak pelanggan dengan tetap memperhatikan perhitungan biaya.
Manfaat Logistik

Setelah memahami tujuan logistik, lantas apakah manfaat logistik yang menguntungkan dan membuat kegiatan ini terus dilakukan? Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Pemenuhan Kebutuhan Tiap Daerah
Masih ingat dengan tujuan operasional yang disebut sebelumnya? Manfaat utama kegiatan ini tentu masih berkaitan dengan operasional, di mana membantu pemerataan dan pemenuhan kebutuhan di luar daerah distributor atau produsen barang tertentu.
Manfaat ini membantu setiap daerah memperoleh akses ke produk yang sama secara efektif dan cepat.
Kini tak perlu khawatir lagi jika Anda kehabisan produk tertentu dan membutuhkannya dalam waktu cepat, karena dengan kegiatan ini maka pemerataan produk terwujud dan berbagai masalah pun ikut teratasi.
2. Gudang Penyimpanan
Salah satu bagian dari prosedur kegiatan ini adalah pengaturan gudang. Mengingat logistik memiliki gudang di setiap wilayah, hal ini membantu menjaga kondisi barang hingga tiba waktunya dikirim ke tujuan.
Pada umumnya terdapat sistem pencatatan yang memuat data setiap kiriman masuk dan keluar beserta jadwalnya.
Gudang ini berfungsi sebagai gudang barang untuk melindungi barang dari terik matahari, hujan dan debu.
Pada logistik bahan bakar, misalnya, fungsi ini dijalankan oleh terminal penimbunan dan tangki penyimpanan yang menampung produk minyak sebelum disalurkan ke konsumen.
3. Pemeliharaan Kualitas Barang
Manfaat logistik ketiga adalah adanya pemeliharaan barang untuk menjamin kualitasnya. Setiap pelaku logistik selalu memiliki kontrol kualitas. Mulai dari penerimaan, penyimpanan hingga pengiriman.
Kondisi setiap barang selalu melalui pemeriksaan sesuai prosedur, agar tidak rusak atau berubah kualitasnya sebelum diterima pelanggan.
4. Mewujudkan Distribusi yang Efektif
Jika dibandingkan dengan zaman dahulu, barang yang dikirimkan hanya sekali jalan atau dalam jumlah kecil saja.
Pengirimannya juga memakan waktu yang cukup panjang dari tempat asal ke tujuan, terlebih jika jaraknya sangat jauh. Sehingga dulu pengiriman bersifat tidak efektif dan membutuhkan biaya besar.
Namun dengan logistik, seni modern pengiriman dan penyimpanan, maka seluruh kekurangan di atas dapat diatasi.
Pengirimannya menggunakan begitu banyak metode dan alat transportasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan sehingga penerima dapat menerima barang dengan cepat dan tidak perlu merogoh kantong terlalu banyak.
5. Pengaturan Biaya
Tidak terbatas dengan prosedur pengiriman, logistik juga bermanfaat dalam kemudahan dalam mengatur biaya.
Pengeluaran dan pemasukan diatur sedemikian rupa sehingga perusahaan tetap memperoleh laba pada harga jasa yang ekonomis.
Contoh Logistik di Indonesia
Indonesia memiliki beberapa penyedia logistik, mulai dari skala kecil hingga skala besar. Jasa yang ditawarkan juga cukup bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Berikut adalah beberapa contoh logistik di Indonesia yang bisa Anda gunakan untuk referensi.
1. Indah Logistik Cargo
Indah Logistics Cargo adalah perusahaan yang menyediakan pengiriman barang ke seluruh Indonesia.
Komoditas-komoditas tersebut dapat diantar oleh Indah Cargo melalui jalur darat, laut maupun udara sesuai kebutuhan.
Keuntungan menggunakan perusahaan angkutan seperti cargo ini adalah memiliki layanan terjangkau dan cocok untuk perusahaan pengiriman barang dalam jumlah besar.
Dalam hal pembayaran, perusahaan atau pelanggan dapat membayar tunai saat barang diterima, atau Anda juga dapat dengan nyaman membayar setiap bulan.
2. Klik Logistik
Klik Logistik juga merupakan perusahaan yang menyediakan jasa tour, cargo hingga rental transport.
Hampir sama seperti contoh sebelumnya, layanan pengiriman Klik Logistik meliputi transportasi darat dan laut, sewa peti kemas, sewa truk, angkutan kendaraan dan angkutan berat.
Perusahaan ini juga menawarkan harga yang terjangkau, semakin banyak produk yang dikirimkan maka semakin murah pula harganya.
3. Pos Indonesia
Contoh logistik ketiga adalah Pos Indonesia, salah satu BUMN terbesar di Indonesia. Perusahaan ini dapat disebut sebagai pelopor jasa pengiriman barang modern di Indonesia.
Kantor pos pertama di Nusantara didirikan pada 1746 di Batavia, jauh sebelum Indonesia merdeka, sehingga usia layanan ini memang sangat tua.
Pos ini mulai beroperasi sebelum adanya teknologi mutakhir seperti kemudahan internet, ponsel serbaguna, dan masih banyak lagi.
Jadi, pengiriman dimulai dari surat yang biasa menggunakan perangko hingga bisa mengirim berbagai jenis produk sampai sekarang.
Bentuk Aktivitas Logistik

Aktivitas logistik tidak hanya terbatas pada pengiriman atau penyimpanan komoditas. Aktivitas ini dirangkum dalam buku dengan judul Manajemen Logistik yang ditulis oleh Annisa Kesy Garside.
1. Layanan Konsumen
Layanan pelanggan (customer service) adalah suatu proses antara pembeli, penjual dan pihak ketiga yang menciptakan nilai dalam pertukaran produk atau jasa dalam jangka pendek dan jangka panjang.
2. Perencanaan Permintaan
Peramalan permintaan menentukan berapa banyak dari setiap produk yang diproduksi perusahaan harus didistribusikan ke pasar yang berbeda.
Peramalan yang akurat memungkinkan manajer logistik menyiapkan anggaran biaya yang tepat untuk menangani permintaan pelanggan.
3. Manajemen Persediaan
Kegiatan manajemen persediaan sangat penting karena membutuhkan dana yang cukup untuk kegiatan tersebut agar kebutuhan konsumen dan produsen tercukupi.
4. Komunikasi Dalam Logistik
Komunikasi adalah penghubung sekaligus alat penting antara seluruh proses logistik dan pelanggan perusahaan.
Berbagai alat komunikasi logistik seperti e-commerce, barcode, EDI (Electronic Data Interchange), manajemen inventaris untuk mencapai kelancaran prosedur logistik.
5. Penanganan Material
Kegiatan ini mengacu pada aliran bahan baku, barang setengah jadi dan produk jadi di pabrik atau gudang dengan tujuan meminimalkan jarak tempuh, menekan jumlah barang dalam proses atau work in process, serta mengurangi kerugian.
6. Proses Pemesanan
Beberapa bagian dari proses pemesanan, yaitu:
- Dalam pengoperasiannya, meliputi change order, delivery order, invoicing dan lain-lain.
- Komunikasi, termasuk mengoreksi kesalahan, mengoreksi perintah dan lain-lain.
- Elemen kredit dan penagihan termasuk proses persetujuan kontrol kredit dan lainnya.
7. Proses Pengemasan
Tujuan pengemasan adalah untuk melindungi produk dari kerusakan selama penyimpanan atau pengangkutan dan untuk memudahkan penyimpanan dan pengangkutan produk untuk meminimalkan biaya produksi.
8. Dukungan Suku Cadang dan Layanan
Kegiatan ini merupakan kegiatan pelayanan purna jual kepada pelanggan. Peran manajemen logistik adalah memastikan bahwa pelanggan menerima komponen dan suku cadang produk yang mereka beli, kapan pun dan di mana pun mereka membutuhkannya.
9. Pemilihan Lokasi Fasilitas Seperti Gudang
Lokasi fasilitas memainkan peran penting dalam melayani konsumen dengan total biaya terendah. Gudang juga merupakan jaringan utama antara produsen dan konsumen.
10. Pengadaan
Tujuan dari kegiatan pengadaan adalah menyediakan material pengiriman yang dibutuhkan, persiapan berbagai perlengkapan dan layanan yang berkelanjutan yang diperlukan untuk operasi organisasi hingga meminimalkan investasi dan kerugian persediaan.
11. Reverse Logistics
Kegiatan ini sangat erat kaitannya dengan pemrosesan barang retur yang muncul karena rusak, kedaluwarsa, salah kirim, dan sebab lainnya.
12. Penyediaan Alat Transportasi
Kegiatan ini berlaku baik di dalam maupun di luar departemen logistik.
13. Penyimpanan
Kegiatan ini mengacu pada penyimpanan produk sebelum dijual. Semakin lama waktu antara produksi dan konsumsi, semakin tinggi tingkat dan jumlah persediaan.
Solar Industri menawarkan pembelian dan sewa tangki solar industri dengan berbagai kapasitas. Cek selengkapnya pada halaman produk kami.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu logistik?
Logistik adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian aliran barang, jasa, serta informasi terkait, mulai dari titik asal sampai titik konsumsi. Cakupannya meliputi pengadaan, penyimpanan, penanganan barang, pengangkutan, dan pengelolaan persediaan.
Apa perbedaan logistik dan supply chain management?
Logistik berfokus pada aliran dan penyimpanan barang di dalam satu organisasi. Supply chain management cakupannya lebih luas, yaitu mengoordinasikan seluruh mata rantai dari pemasok bahan baku, produsen, distributor, sampai konsumen akhir. Logistik merupakan bagian dari supply chain management.
Apa saja aktivitas dalam logistik?
Aktivitas utamanya mencakup layanan pelanggan, peramalan permintaan, manajemen persediaan, pergudangan, penanganan material, pemrosesan pesanan, pengemasan, pemilihan lokasi fasilitas, pengadaan, transportasi, dukungan suku cadang dan layanan purnajual, serta reverse logistics.
Apa itu reverse logistics?
Reverse logistics adalah pengelolaan arus barang yang bergerak berbalik arah, yaitu dari konsumen kembali ke penjual atau produsen. Cakupannya meliputi penanganan barang retur, barang rusak, barang kedaluwarsa, kesalahan pengiriman, serta pengumpulan kemasan dan produk untuk didaur ulang.
Bagaimana logistik bahan bakar untuk industri bekerja?
Bahan bakar disalurkan dari kilang atau terminal penimbunan menuju lokasi konsumen menggunakan truk tangki, kapal, atau jaringan pipa, tergantung volume dan jaraknya. Tangki penyimpanan di lokasi pengguna berfungsi sebagai penyangga pasokan agar operasi tetap berjalan ketika pengiriman berikutnya tertunda.
Mengapa logistik penting bagi perusahaan industri?
Biaya logistik menyumbang porsi yang besar terhadap biaya operasional, sehingga penataannya berdampak langsung pada harga pokok. Selain itu keandalan pasokan bahan baku dan bahan bakar menentukan kelangsungan produksi, karena satu keterlambatan pengiriman dapat menghentikan seluruh lini.





