Mengenal Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Bagikan :
Energi terbarukan adalah energi dari alam yang dapat dimanfaatkan sebagai energi potensial untuk kehidupan sehari-hari seperti energi surya dan air. Selain dapat digunakan secara langsung, energi terbarukan juga dapat dirubah menjadi bentuk energi lain seperti yang diterapkan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
energi terbarukan
Daftar Isi

Manusia dalam melakukan aktivitasnya tidak bisa lepas dari pemakaian energi. Contohnya saat memasak dan mengendarai kendaraan, mereka membutuhkan energi berupa bahan bakar untuk melakukan aktivitas tersebut. Penggunaan energi secara terus menerus akan menyebabkan ketersediaannya punah (energi tak terbarukan), namun ada juga energi yang ketersediaannya dapat diperbarui (energi terbarukan).

Energi terbarukan adalah harapan baru untuk sebuah kesehatan lingkungan. Beberapa ini banyak perusahaan bioenergi yang beroperasi dan mengelola bahan bakar hayati yang berasal dari kotoran ternak dan tumbuh – tumbuhan. Penggunaan bioenergi itu sendiri di lingkungan masyarakat masih tergolong minim, perlu adanya upaya ekstra untuk menjelaskan akan kepentingan bioenergi. 

Namun, penggunaan bahan bakar fosil di Indonesia masih banyak dijumpai. Beberapa masyarakat merasa sudah nyaman dan merasa penggunaan bahan bakar tersebut cukup stabil dan murah.

Dari tulisan di atas dapat dilihat bahwa kedua energi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Lantas apa pengertian sebenarnya dari energi terbarukan dan terbarukan? Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak selengkapnya di artikel berikut ini beserta contohnya yang dapat terlihat di kehidupan sehari-hari.

Pengertian Energi Terbarukan

Energi terbarukan adalah energi potensial yang berasal dari alam dan dapat digunakan secara terus-menerus untuk kelangsungan hidup di masa mendatang. Menggunakan dan mengolah energi lebih lanjut untuk menghasilkan energi baru. Saat ini sumber energinya masih terus dikembangkan untuk hasil energi baru yang optimal. Teknologi mutakhir membuat kemajuan di bidang energi semakin melesat.

Di negara maju, pemanfaatan energi dari alam ini sudah banyak. Penggunaan di Amerika mengalami peningkatan yang signifikan. Pemerintahan Amerika meletakkan perhatian penuh terhadap kondisi lingkungan yang kian memburuk. Peningkatan emisi yang terjadi di dunia membuka mata negara paman Sam dan negara- negara lainnya, termasuk Indonesia untuk menuju nol emisi di tahun 2060 mendatang.

Kelebihan Energi Terbarukan

Sumber energi terbarukan memiliki banyak kelebihan untuk ketahanan energi, lingkungan maupun ekonomi. Beberapa kelebihan yang kita dapatkan, antara lain:

1. Sumber Energi Melimpah

Sumber energi ini melimpah dan tidak akan mudah habis. Tak perlu heran, setiap wilayah Indonesia memiliki potensi keanekaragaman hayati yang berbeda – beda. Pembangunan sumber energi ini tidak lepas dari biodiversitas yang terdapat di daerah setempat, sehingga pemanfaatan tidak perlu desentralisasi pada suatu wilayah saja.

2. Mengurangi Pemanasan Global

Laporan Kualitas Udara Dunia IQAir 2021, Indonesia tertulis menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki masalah polusi. Hal ini menjadi prihatin karena Indonesia terkenal sebagai negara agraris dan kaya hayati namun memiliki masalah polusi yang harus segera selesai. Dengan nilai konsentrasi PM 2.5 tertinggi pada bulan Juni dan Juli tahun lalu dapat meningkatkan pemanasan global.

Fluktuasi ini menyebabkan peningkatan efek rumah kaca. Emisi dari gas karbon yang keluar dari asap kendaraan bermotor dapat memperburuk kondisi udara. Dewasa ini, semakin marak penggunaan kendaraan listrik ramah lingkungan yang menjamur di Indonesia. Sebuah gebrakan positif untuk mendukung kondisi lingkungan yang lebih baik. Inilah hasil dari pemanfaat energi terbarukan.

3. Membuat Ekosistem Lebih Seimbang

Penciptaan ekosistem yang seimbang perlu adanya usaha ekstra. Sebenarnya, dengan langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan oleh semua orang mampu membuat lingkungan lebih sehat. Membuang sampah sesuai dengan karakteristiknya yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). 

Penanggulangan dengan skala besar adalah melakukan analisa AMDAL (Analis Mengenai Dampak Lingkungan) terkait bisnis/ industri yang akan berdiri. Terutama pencemaran air dan udara karena aktivitas industri. 

Namun pada kenyataanya, segelintir industri masih belum menerapkannya dengan baik. Maka, sumber energi jenis ini mampu lebih mengatasi ekosistem yang terlihat berat sebelah karena berasal dari sumber alam hayati.

4. Menciptakan Lapangan Kerja Baru

Penggunaan energi terbarukan secara tidak langsung dapat mendongkrak perekonomian negara. Industri-industri bioenergi baru atau pembangkit listrik yang memanfaatkan energi terbarukan. Hal tersebut mampu menyerap tenaga kerja dan pada akhirnya perkembangannya meningkat karena adanya aktivitas dari sumber daya manusia.

5. Mengurangi Biaya Impor

Minyak merupakan salah satu hasil kekayaan alam Indonesia  yang memiliki persentase terbesar untuk membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi. Penggunaan energi terbarukan mampu menekan aktivitas impor terhadap negara lain, maka, barang – barang dalam negeri tidak mengalami persaingan yang ketat sehingga kondisi perekonomian Indonesia stabil.

Kekurangan Energi Terbarukan

Berikut adalah kekurangan menggunakan sumber energi ini yang masih menjadi kendala di Indonesia, anatar lain:

1. Modal Besar

Membangun sebuah peradaban energi yang ramah lingkungan tidak lepas dari unsur biaya dan modal. Anggaran setiap negara berbeda- beda tergantung aktivitas perekonomiannya. Energi terbarukan memang merupakan inovasi energi yang menjanjikan, namun perlu adanya biaya yang tidak sedikit untuk mewujudkannya.

2. Kurang Stabil

Energi terbarukan berasal dari bahan bakar nabati. Tentu saja, bahayanya merupakan komponen alami. Cuaca memperngaruhi pertumbuhan hayati. Perubahan cuaca yang tidak bisa terprediksi sebagaiman mestinya secara konvensional menimbulkan ketidakpastian akan pasokan bioenergi. Antisipasinya adalah menyimpan energi cadangan dengan bijak.

3. Bersifat Eksperimental

Belum ada energi yang paten untuk khalayak umum. Sebagian besar masih bersifat eksperimental karena dalam tahap perkembangan atau penyempurnaan. Itulah mengapa energi tersebut masih belum bisa terasa dampaknya oleh masyarakat luas.

4. Memiliki Kelemahan Teknis

Pada pengembangan energi baru, tentu saja menemukan keterbatasan – keterbatasan. Pemrosesan juga terkadang mengalami kesulitan yang disebabkan entah itu dari faktor internal maupun eksternal.

Contoh Energi Terbarukan

Setiap hari dapat kita menemukan energi terbarukan, berikut ini merupakan beberapa contohnya:

1. Energi Air

Air merupakan sumber energi paling bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Manusia menggunakan air untuk minum dan mandi setiap harinya. Air bisa berasal dari berbagai sumber seperti air hujan, air sungai dan air laut. Saat ini air juga termanfaatkan dengan baik untuk menggerakkan turbin pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang seterusnya menjadi energi listrik.

2. Energi Surya

Selanjutnya adalah energi yang berasal dari matahari atau energi surya. Teknologi pemanfaatan energi surya sudah banyak dijumpai pada industri atau rumah masyarakat Indonesia yaitu panel surya yang dapat menghasilkan listrik dari energi surya. Panel surya banyak digunakan karena dapat menghemat tagihan listrik tiap bulan.

Baca juga : Perbedaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Diesel (PLTD)

Pengertian Energi Tak Terbarukan

contoh energi tak terbarukan
Contoh Energi Tak Terbarukan © Unsplash

Energi tak terbarukan atau konvensional adalah energi yang berasal dari jasad renik yang telah terkubur bertahun-tahun di dalam perut bumi. Mengapa tak terbarukan? Karena organisme untuk menjadi fosil membutuhkan waktu lebih lama sehingga berpeluang kehabisan energi lebih besar.

Energi ini terbagi menjadi tiga, yaitu gas bumi, batu bara, dan minyak bumi. Tiga komponen itu memiliki fungsi masing – masing. Gas bumi untuk keperluan domestik seperti LPG, penggunaan batu bara biasanya berguna untuk komersial begitupun minyak bumi.

Kelebihan Energi Tak Terbarukan

1. Mudah Ditemukan

Indonesia adalah negara kepulauan, memiliki komoditas sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan inilah bisa termanfaatkan untuk keperluan domestik, komersial, dan negara. Apalagi, kilang minyak dari Sabang sampai Merauke berdiri tegak di tengah lautan. 

2. Stabil, tidak dipengaruhi cuaca

Tahukah kalian jika pemrosesan energi tak terbarukan tidak dipengaruhi oleh cuaca. Maka, dari itu sifatnya yang stabil dengan jumlah kalor yang tinggi berpeluang memenuhi kebutuhan domestik hingga komersial.

3. Teknologi Canggih

Teknologi energi jenis ini lebih dahulu berkembang daripada terbarukan. Hasil inovasi yang canggih dari teknologi ini juga bisa mempercepat proses dan menjaga kualitasnya. Proses destilasi (penyulingan), cracking, reforming, hingga blending dikerjakan dengan profesional. Oleh karena itu, pengolahan sedemikian rupa hingga menjadi produk akhir sudah mutakhir dan tidak diragukan mutunya.

Baca juga : Kenali 7 Proses Pengolahan Minyak Bumi

Kekurangan Energi Tak Terbarukan

Banyak sekali kekurangan energi tak terbarukan. Berikut ini adalah kekurangannya, antara lain:

1. Ketersediaan Semakin Menipis

Ketersediaan fosil atau jasad renik yang ada  di dalam perut bumi semakin menipis. Hal ini terjadi karena penggunaan yang kurang bijak dan bertanggung jawab oleh pihak – pihak tertentu. Energi ini tidak mengalami pembaharuan secara cepat, perlu adanya dekomposisi yang terjadi selama bertahun – tahun untuk memunculkan yang baru.

2. Menambah Pemanasan Global

Dampak yang luar biasa adalah pemasanan global. Pemanasan global meningkat dari tahun ke tahun karena salah satu faktor yaitu hasil pembakaran karbon yang berlebihan. Suhu bumi meningkat, emisi yang keluar bertambah banyak membuat lapisan atmosfer mengalami kerusakan yang berguna melindungi bumi dari bahaya sinar matahari. 

3. Mencemari Ekosistem

Tak hanya itu, ekosistem pun tercemar. Beberapa fungsi dan kedudukan alamiah telah tergeser karena ketidakseimbangan akibat adanya pencemaran lingkungan. Udara bersih dan air bersih tercemar oleh polutan yang bisa menimbulkan masalah kesehatan masyarakat luas.

Contoh Energi Tak Terbarukan

  1. Minyak Bumi
  2. Batu Bara
  3. Gas Bumi
  4. Nikel
  5. Timah, dll.

Kesimpulan

Renewable energy atau energi terbarukan adalah energi potensial yang berasal dari alam untuk kelangsungan hidup di masa mendatang dan dapat menggantikan penggunaan energi tak terbarukan seperti energi air dan energi matahari. Sedangkan energi tak terbarukan berasal dari jasad renik makhluk hidup jutaan lalu yang terpendam di dalam perut bumi dan kini kuantitasnya telah menipis. Energi tak terbarukan jika digunakan terus menerus keberadaannya akan punah, contohnya seperti minyak bumi dan batubara.

Solar Industri menawarkan paket pemesanan produk bio solar B30jasa bunker service, dan pembuatan tangki solar di seluruh wilayah Indonesia. Untuk pemesanan lintas negara, silakan hubungi kontak kami yang telah tersedia.

Tags

Berita Terpopuler

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.