Energi Surya: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Pemanfaatannya

Bagikan:
Energi surya adalah energi yang dihasilkan dari sinar matahari atau radiasi matahari. Banyak manfaat dari energi surya, yaitu sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pemanas air, serta pengisi daya tenaga matahari.
energi surya sebagai salah satu sumber energi ramah lingkungan
Daftar Isi

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, energi terus dikembangkan ke arah yang lebih praktis dan ramah lingkungan.

Salah satu energi alternatif yang kini terus dikembangkan adalah energi surya atau energi yang berasal dari matahari.

Energi ini terus dikembangkan karena matahari sebagai sumber energi utamanya adalah bahan yang terus ada dalam kondisi apapun. Oleh karena itu, tenaga surya memiliki ketertarikan dalam penggunaannya.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai energi surya. Yuk, simak sampai habis, ya!

Pengertian Energi Surya

Energi surya adalah energi yang dihasilkan dari sinar matahari atau radiasi matahari. Energi surya atau tenaga solar adalah energi alternatif yang ramah lingkungan karena berperan untuk mengatasi perubahan iklim dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil

Tenaga  surya adalah salah satu energi alternatif yang mulai dan terus dikembangkan. Mengapa energi surya mulai dikembangkan?

Hal ini karena pemanfaatan energi surya yang penting sebagai penghasil listrik dan panas. Apalagi di Indonesia, potensinya sangat besar.

Hal tersebut karena Indonesia terletak di kawasan tropis dengan sinar matahari yang cukup kuat sepanjang tahun.

Dengan memaksimalkan tenaga surya, Indonesia dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan secara tepat.

Kelebihan Energi Surya

Tenaga surya memiliki sejumlah kelebihan yang menjadikannya pilihan menarik sebagai sumber tenaga. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari tenaga surya.

1. Energi yang Terbarukan

Matahari menjadi solusi energi di masa depan karena kita tidak perlu khawatir sinar matahari akan habis atau mengalami kelangkaan.

Secara geografis,Indonesia adalah negara yang sangat cocok untuk menerapkan sumber energi ini karena iklim yang tropis.

Iklim yang tropis membuat paparan sinar matahari berlimpah terus menerus. Hal ini sangat menunjang daerah-daerah terpencil yang kesulitan dijangkau oleh sistem listrik konvensional sehingga daerah yang terpencil dapat memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber listrik.

2. Ramah Lingkungan

Tenaga dari sistem surya sangat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca, polusi udara, dan polusi air selama digunakan. Selain itu, panel surya juga tidak memancarkan emisi karbon berbahaya.

Secara umum, sistem tenaga surya dengan kapasitas 15.000 Watt-peak dapat mengurangi sekitar 18 ton emisi gas karbon dioksida dalam lingkungan setiap tahunnya.

Cara kerja sistem ini juga tidak menimbulkan getaran yang menyebabkan pencemaran suara dan visual.

teknisi sedang memasang panel surya sebagai bentuk energi surya
Pemasangan Panel Surya (Ricardo Gomez/Unsplash)

Baca Juga: Energi Terbarukan: Pengertian, Manfaat, 5 Jenis, dan 6 Contohnya

3. Praktis dan Hemat

Sistem PLTS hanya membutuhkan biaya investasi pada awal pemasangan saja. Setelah pemasangan awal, tenaga dari panel surya akan menjadi sumber daya alam gratis yang dapat membantu mengurangi biaya listrik secara signifikan dalam jangka panjang.

Pemasangan sistem ini simpel dan dapat diselesaikan dalam satu minggu tanpa memerlukan pengeluaran tambahan untuk pemeliharaan khusus.

Selain itu, konstruksi tidak rumit, pemasangan fleksibel di lokasi manapun dan dapat dipindahkan sesuai kebutuhan.

4. Stabil

Solar energy adalah sumber daya listrik yang stabil dan ideal sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai pasokan listrik, terutama dalam konteks fungsi industri. 

Tenaga surya dapat dikatakan sebagai tenaga yang paling stabil keberadaannya karena keberadaannya yang terus ada setiap masa.

Oleh karena itu, dengan memanfaatkan sistem energi surya, sama saja kita sedang berinvestasi di masa depan.

Manfaat Energi Surya

Di Indonesia sendiri, tenaga surya banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari. Energi dari matahari ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Berikut ini adalah manfaat dari tenaga surya di Indonesia.

1. Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (Solar Power Plant)

Pembangkit listrik tenaga surya sering disebut juga dengan istilah PLTS. Pemanfaatan sistem PLTS dapat menjadi solusi dalam menghadapi ancaman krisis listrik karena fungsi utamanya adalah sebagai sistem pembangkit listrik. 

PLTS menggunakan tenaga matahari untuk menghasilkan listrik melalui proses konversi energi surya menjadi listrik dengan menggunakan panel surya (solar panel) atau sel surya (solar cells). Penggunaan PLTS di Indonesia juga semakin berkembang dan meningkat.

2. Pemanas Air Tenaga Surya (Solar Water Heater)

Pemanas air tenaga surya merupakan salah satu penerapan umum dari tenaga surya yang dapat membantu mengurangi konsumsi energi konvensional untuk memanaskan air.

Cahaya matahari dikumpulkan pada panel atau tabung yang terpasang di atap. Di dalam panel tersebut terdapat cairan atau media penyerap seperti air atau cairan antifriksional.

Media tersebut menyerap energi sinar matahari yang diubah menjadi panas. Air yang dipanaskan akan disalurkan ke tangki penyimpanan khusus yang dapat mempertahankan suhu air panas

3. Pengisi Daya Tenaga Matahari

Pengisi daya tenaga surya juga disebut dengan charger atau pengisi baterai yang menggunakan energi matahari untuk mengisi daya baterai. Metode ini merupakan salah satu metode yang ramah lingkungan dan portabel.

Pengisian daya dengan tenaga surya dapat diaplikasikan pada setiap industri. Seperti pada bench pengisi daya, tenda dengan panel surya, lantern tenaga surya, dan pengisi daya untuk mobil listrik dengan panel surya.

Baca Juga: Energi Panas Bumi dan Segudang Prospeknya Untuk Masa Depan

Contoh Energi Surya

Tenaga surya terus dikembangkan karena dapat menggantikan sumber tenaga fosil yang memiliki dampak negatif pada lingkungan. Berikut ini adalah dua bentuk dari energi surya yang paling umum dimanfaatkan.

1. Energi Surya Fotovoltaik

Tenaga surya fotovoltaik adalah sebuah teknologi yang mengubah langsung sinar matahari menjadi listrik melalui penggunaan panel surya atau sel surya.

Cara kerjanya adalah panel surya menangkap foton dari cahaya matahari dan menghasilkan arus listrik searah (DC).

Arus listrik searah tersebut kemudian diubah menjadi arus bolak-balik (AC) menggunakan inverter. Dengan begitu, arus dapat digunakan untuk memasok listrik ke rumah, industri, atau digabungkan ke dalam jaringan listrik. 

Pada umumnya, arus fotovoltaik dipasarkan dengan kapasitas sebesar 50 Watt-peak (Wp) atau kelipatannya.

Energi listrik yang dapat dihasilkan oleh arus ini berkisar pada 14-15%. Produk  akhir dari fotovoltaik adalah bentuk lembaran kaca dengan ketebalan sekitar 6-8 milimeter.

2. Energi Surya Termal (Solar Thermal)

Solar thermal menggunakan panas matahari untuk menciptakan uap atau pemanasan air yang dapat digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan listrik melalui turbin uap, atau menggerakkan mesin pemanas termal.

Pengaplikasian tenaga surya jenis ini umumnya digunakan pada pemanas air di rumah tangga, pemanas ruangan, dan penggunaan dalam skala besar untuk pembangkit listrik.

Selain itu, solar thermal juga digunakan sebagai kebutuhan pertanian (perkebunan, perikanan, dan kehutanan)

Pada skala rendah, temperatur yang dihasilkan lebih kecil hingga 60℃ dan pada skala menengah temperatur kerja antara 60-120℃. 

Gambar Energi Surya

energi surya dihasilkan dari kumpulan sel surya yang membentuk sebuah panel
Panel Surya (Anders/Unsplash)

Gambar di atas adalah salah satu tenaga surya yang paling banyak digunakan, yaitu dengan menggunakan metode panel surya.

Panel surya adalah kumpulan dari beberapa sel surya yang ditata agar efektif dalam menyerap sinar matahari.

Sel surya adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa bagian photovoltaic atau komponen yang mampu mengubah cahaya menjadi listrik.

Pada umumnya, sel surya terbentuk dari lapisan semikonduktor silikon, logam, lapisan anti-reflektif, serta jalur konduktor logam.

Baca Juga: Apa Itu Energi Tak Terbarukan? Ini Dia Definisi Beserta Contohnya!

Itulah penjelasan lengkap mulai dari pengertian, contoh, manfaat, kelebihan, dan gambar dari energi surya. Tenaga surya tentu terus dikembangkan dari masa ke masa karena manfaat yang didapatkan sangat beragam.

Tenaga surya adalah salah satu energi alternatif yang ramah lingkungan. Selain energi surya, energi ramah lingkungan lainnya adalah biosolar.

Berkenaan dengan ini, Solar Industri menyediakan Biosolar (B30) sebagai energi yang ramah lingkungan. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi laman web Solar Industri.

Tags:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.