Kapal Bulk Carrier: Pengertian, Sejarah, dan 7 Jenisnya

Bagikan:
Salah satu jenis yang paling sering beroperasi di seluruh dunia adalah jenis kapal curah kering. Salah satu kapal kargo curah kering adalah kapal kargo jenis bulk carrier atau pengangkut curah. Jenis kapal ini sangat sering mengangkut berbagai jenis komoditas mentah seperti hasil tambang dan yang lainnya.
Kapal Bulk Carrier
Daftar Isi

Dalam dunia perkapalan, ada jenis kapal kargo yang mengangkut berbagai macam barang. Kita pasti mengetahui bahwa kapal kargo mengangkut banyak barang dari berbagai jenis. Oleh karena itu ada dua jenis kapal kargo secara garis besar menurut jenis angkutannya yaitu kapal kargo curah kering dan curah basah. Kita akan lebih mengenal tentang jenis kapal kargo bulk carrier ini lebih lanjut.

Kapal ini menjadi kapal kargo yang paling ikonik setelah kapal kontainer dan tanker. Kapal ini umumnya dioperasikan untuk kepentingan perusahaan tambang dan komoditas, serta sering kali menempuh rute yang sangat jauh, bahkan antarbenua.

Dalam artikel ini, Anda akan lebih mengenali jenis kapal kargo bulk carrier melalui pengertiannya secara umum, sejarah dan perkembangan dari jenis kapal ini, karakteristik, hingga jenis-jenis kapal ini menurut barang bawaannya. Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Kapal Bulk Carrier

Kapal bulk carrier adalah jenis kapal kargo yang termasuk ke dalam kapal kargo curah kering. Kapal ini beroperasi untuk mengangkut barang-barang bawaan yang termasuk curah kering seperti barang-barang mentah dari hasil tambang. Kapal bulk carrier adalah jenis kapal kargo curah kering yang paling besar dan mampu membawa beban muatan yang paling besar dan berat.

Kapal bulk carrier mengambil namanya dari bahasa Inggris. Bulk berarti curah, yaitu muatan lepas yang diangkut tanpa kemasan, sementara carrier berarti pembawa. Dengan demikian, bulk carrier adalah kapal kargo yang dirancang membawa muatan curah dalam jumlah besar, dengan palka luas dan struktur diperkuat untuk menahan muatan berdensitas tinggi.

Sehingga kapal ini berfungsi untuk mengangkut setiap barang atau kargo yang termasuk ke dalam curah kering atau barang kering seperti bahan makanan dan bahan tambang. Beberapa jenis kapal ini juga memiliki ruang muat khusus untuk beberapa komoditas curah kering seperti batu bara dan bijih besi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kapal ini merupakan salah satu jenis kapal yang paling besar. Anda pasti akan mengira bahwa setiap kapal kargo adalah jenis kapal bulk carrier. Padahal ada banyak hal dan karakteristik yang membedakan jenis kapal ini dari kapal kargo lainnya. Hal ini wajar karena memang kapal ini cukup ikonik dan mudah diingat bentuknya.

Salah satu kelas bulk carrier yang paling dikenal adalah Panamax. Namanya berasal dari batas ukuran maksimum kapal yang masih dapat melewati pintu air Terusan Panama yang lama, bukan dari seberapa sering kapal melintasinya.

Sejarah Kapal Bulk Carrier

Dari pengertian umum mengenai kapal kargo curah kering kita dapat menangkap bahwa ada banyak perjalanan menarik dari kapal ini yang perlu kita ketahui. Salah satunya adalah awal mula dan sejarah kapal bulk carrier sebagai jenis kapal kargo terbesar. Berikut anda akan mengerti setiap perkembangan dari kapal ini.

Secara singkat, sejarah kapal bulk carrier tidak lepas dari kapal tanker atau kapal pengangkut barang cair. Kapal ini memiliki banyak kesamaan baik dalam karakteristik maupun spesifikasi. Sampai dekade 1990-an, rancangan kapal jenis ini masih relatif sederhana dan kekuatan strukturnya belum sepadan dengan beban muatan curah yang diangkutnya.

Tahukah Anda bahwa kapal jenis ini pernah tercatat sebagai kapal dengan risiko kecelakaan tertinggi di dunia? Sepanjang 1990-an banyak terjadi kecelakaan, terutama karena air laut yang masuk lewat tutup palka dapat menjebolkan sekat antarpalka secara beruntun sehingga kapal tenggelam dengan sangat cepat.

Tercatat ada sekitar 116 kapal bulk carrier yang tenggelam atau hilang dengan korban jiwa sekitar 618 pelaut. Pada tahun 2000 masih ada sekitar 23 kecelakaan yang melibatkan kapal jenis ini menurut catatan IMO.

Banyaknya risiko kecelakaan membuat kapal ini berkembang untuk lebih aman dan tidak memakan banyak korban dan kerugian. IACS atau International Association of Classification Societies memperkenalkan klasifikasi khusus untuk kapal bulk carrier menurut bobot barang bawaan. Klasifikasi tersebut dibagi menjadi tiga kelas besar.

Ketiga kelas tersebut adalah BC-A, BC-B, dan BC-C. BC-A diperuntukkan bagi muatan berdensitas tinggi dengan sebagian palka sengaja dikosongkan agar beban terbagi merata. BC-B untuk muatan berdensitas 1,0 ton per meter kubik atau lebih pada seluruh palka. BC-C untuk muatan berdensitas di bawah 1,0 ton per meter kubik. Penggolongan ini menentukan penguatan struktur yang wajib dipenuhi kapal.

Sehingga saat ini, kapal bulk carrier memiliki berbagai macam jenis yang disesuaikan dengan klasifikasi agar keselamatan awak kapal maupun muatan terjamin. Hal ini merupakan langkah pencegahan untuk menjadikan kapal bulk carrier sebagai kapal kargo yang kuat dan mampu menempuh jarak yang jauh pada medan yang berat seperti Samudra Atlantik dan Samudra Hindia.

7 Jenis Kapal Bulk Carrier

jenis kapal bulk carrier
Salah satu kapal kargo curah kering berjenis Panamax asal Spanyol (Sumber: PxHere)

Anda dapat menyimpulkan dari klasifikasi dan sejarah kapal bulk carrier yang cukup fluktuatif, bahwa ada jenis-jenis kapal menurut karakteristiknya. Hal ini sesuai dengan kemampuan setiap jenis kapal kargo curah kering dalam mengangkut barang, menempuh jarak dan rute, serta bentuk kapal dan luas ruang muat. Berikut adalah ketujuh jenis kapal bulk carrier yang paling sering kita jumpai.

1. Mini Bulker

Jenis kapal kargo ini memiliki daya angkut sebesar 10.000 metrik ton, menjadikannya sebagai kapal bulk carrier paling kecil dan paling ringan dari seluruh jenis kapal lainnya.

2. Handysize Bulker

Jenis kapal bulk carrier yang memiliki daya angkut sebesar 10.000 hingga 35.000 metrik ton. Ukurannya lebih besar daripada mini bulker dan jangkauannya pun lebih jauh, sehingga kapal ini sanggup melayani rute lintas samudra maupun antarpelabuhan regional. Kapal jenis ini mengangkut bijih besi dan pasir. Anda akan sering bertemu kapal ini mengarungi Selat Malaka dari Singapura menuju Riau dan Batam.

3. Handymax Bulker

Handymax Bulker adalah jenis kapal bulk carrier yang lebih besar dan mengangkut 60.000 metrik ton. Selain itu kapal ini cukup efektif untuk perjalanan jangka panjang dan rute yang jauh. Kita sering menemukan kapal ini berlabuh di pelabuhan internasional dengan rute antarbenua maupun antarkawasan.

4. Panamax Bulker

Inilah kelas bulk carrier yang paling terkenal. Seperti dijelaskan pada awal artikel, ukurannya dibatasi oleh dimensi pintu air Terusan Panama, sehingga Panamax tergolong kelas menengah dan bukan yang terbesar. Kapal ini sering beroperasi di wilayah Terusan Panama dan sering mengangkut muatan dari negara-negara di Amerika Utara seperti Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Kapal kelas ini menjadi tulang punggung pengangkutan biji-bijian dan batu bara pada rute antara pantai timur Amerika Utara dan Asia.

5. Kamsarmax Bulker

Adalah jenis kapal kargo curah kering yang memiliki daya angkut sebesar 100 ribu metrik ton dan memiliki jarak tempuh yang tidak terbatas pada satu kawasan saja. Kapal jenis ini juga sering membawa beberapa komoditas tambang seperti bauksit.

6. Capesize Bulker

Capesize adalah kelas berukuran besar, umumnya di atas 100 ribu DWT. Namanya berasal dari kenyataan bahwa kapal ini terlalu besar untuk melewati Terusan Panama maupun Terusan Suez, sehingga harus memutari Tanjung Harapan atau Tanjung Horn. Karena itu kapal ini dirancang untuk pelayaran samudra yang sangat panjang.

7. ULOC (Ultra Large Ore Carrier)

Seperti namanya, kapal ini dirancang mengangkut bijih tambang dalam jumlah sangat besar dan merupakan kelas terbesar di antara seluruh bulk carrier. Kapal kelas Valemax, misalnya, mampu mengangkut lebih dari 300 ribu DWT, jauh melampaui Panamax maupun Kamsarmax. Palkanya dirancang khusus untuk komoditas berdensitas tinggi seperti bijih besi dan batu bara.

Penutup

Demikian penjelasan artikel ini terkait kapal bulk carrier dan ketujuh jenisnya. Secara umum, Anda bisa menyimpulkan bahwa kapal ini memang memiliki kelebihan dan kekurangan dalam perkembangannya. Namun dengan adanya regulasi dan klasifikasi yang ketat dari IACS, kapal bulk carrier menjadi kapal yang lebih aman dan memiliki banyak keunggulan.

Salah satu keunggulan kapal ini adalah kemampuannya menempuh jarak yang sangat jauh dalam sekali pelayaran. Namun apabila kapal ini kehabisan bahan bakar, Anda tidak perlu khawatir. Percayakan jasa bunker service pada Solar Industri.

Kami siap mengisi dan mengantarkan bahan bakar untuk kapal Anda kapan saja. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu kapal bulk carrier?

Bulk carrier adalah kapal barang yang mengangkut muatan curah kering tanpa kemasan, seperti batu bara, bijih besi, biji-bijian, semen, dan pupuk. Muatannya dicurahkan langsung ke dalam palka, bukan dikemas dalam peti kemas maupun karung.

Apa arti kata bulk pada bulk carrier?

Bulk berarti curah, yaitu muatan lepas yang diangkut tanpa kemasan dan ditakar berdasarkan bobot atau volume, bukan berdasarkan jumlah kemasan. Istilah ini tidak berhubungan dengan ketebalan maupun kekuatan kapalnya.

Apa saja kelas ukuran kapal bulk carrier?

Dari yang terkecil, Handysize berkisar 10 ribu sampai 40 ribu DWT, Handymax dan Supramax sekitar 40 ribu sampai 60 ribu DWT, Panamax dan Kamsarmax sekitar 60 ribu sampai 82 ribu DWT, Capesize umumnya di atas 100 ribu DWT, sedangkan very large ore carrier seperti kelas Valemax dapat melampaui 300 ribu DWT.

Mengapa disebut Panamax dan Capesize?

Panamax adalah ukuran maksimum kapal yang masih dapat melewati pintu air Terusan Panama yang lama, sehingga namanya berasal dari batas dimensi tersebut, bukan dari seberapa sering kapal melintasinya. Capesize justru terlalu besar untuk melewati Terusan Panama maupun Suez, sehingga harus memutari Tanjung Harapan atau Tanjung Horn, dan dari situlah namanya berasal.

Apa itu klasifikasi BC-A, BC-B, dan BC-C?

Ini adalah penggolongan bulk carrier menurut jenis muatan yang boleh diangkut. BC-A untuk muatan berdensitas tinggi dengan sebagian palka sengaja dikosongkan agar beban terbagi, BC-B untuk muatan berdensitas 1,0 ton per meter kubik atau lebih pada seluruh palka, dan BC-C untuk muatan berdensitas di bawah 1,0 ton per meter kubik. Penggolongan ini menentukan penguatan struktur yang harus dipenuhi kapal.

Mengapa bulk carrier pernah memiliki catatan keselamatan yang buruk?

Muatan curah yang sangat padat memberi tekanan besar pada struktur palka, sedangkan tutup palka menjadi titik lemah bila air laut masuk. Ketika satu palka kebanjiran, sekat pemisahnya dapat jebol beruntun sehingga kapal tenggelam dengan sangat cepat. Kecelakaan beruntun pada 1980-an dan 1990-an mendorong IMO dan IACS memperketat aturan kekuatan struktur, tutup palka, serta alarm pendeteksi air di palka.

Artikel Terkait

Butuh Supplier Solar Industri dengan Pengiriman Cepat?
Kami siap melayani distribusi solar ke seluruh wilayah Indonesia dengan armada tepercaya dan tangki standar industri.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.