Genset: Pengertian, 6 Jenis, Komponen, dan Cara Merawatnya

Bagikan:
Genset merupakan singkatan dari Generator Set yang berfungsi sebagai alat untuk mendukung pasokan tenaga listrik jika terjadi pemadaman pada daerah/kawasan tertentu. Jenis dari genset sendiri diantaranya adalah mesin genset gas, diesel, bensin, turbin, dan portabel.
sebuah genset warna kuning di pinggir suatu jalan
Daftar Isi

Genset adalah mesin familiar yang berfungsi saat listrik padam. Namun, apakah Anda hanya mengenal mesin ini secara sekilas?

Fungsi genset memang sudah banyak yang mengetahui karena memang menyalakan listrik dengan adanya pembakaran diesel. 

Apakah kegunaan genset adalah sebatas membangkitkan listrik? Penasaran, bukan? Simak ya penjabaran kami secara lengkap berikut ini.

Apa itu Genset?

sebuah genset portabel
Portable Genset © Unsplash.com

Mesin pembangkit listrik yang digerakkan motor bakar ini dahulu dikenal dengan bermacam sebutan, dan kini lazim disebut genset atau generator set.

Cara kerjanya bertumpu pada induksi elektromagnetik, yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet sehingga timbul gaya gerak listrik.  

Genset adalah sebuah singkatan dari kata “Generator Set” yang berarti suatu set yang berisi komponen pembangkit listrik dengan adanya pembakaran di dalamnya.

Generator Set adalah salah satu utilitas yang penting untuk mendukung pasokan listrik, terlebih lagi pada daerah-daerah di mana pemerataan listrik tidak maksimal.

Apa itu genset? Menurut E-journal Teknik Elektro dan Komputer, genset adalah sebuah perangkat yang berfungsi menghasilkan daya listrik, di mana mesin tersebut berasal dari dua perangkat yang berbeda. Perangkat tersebut adalah engine atau mesin dan generator atau alternator. 

Mesin yang berupa motor bakar tersebut sebagai perangkat pemutar dan generator berfungsi sebagai pembangkit listrik.  

Sejarah Genset

Dasar kerja generator listrik pertama kali ditunjukkan oleh Michael Faraday pada tahun 1831 melalui percobaan induksi elektromagnetik.

Percobaan pertamanya memakai cincin besi yang dililit dua gulungan kawat dan dikenal sebagai cincin induksi Faraday. Pada tahun yang sama Faraday juga membuat alat yang berbeda, yaitu cakram tembaga berputar di antara kutub magnet yang disebut cakram Faraday. 

Jenis-Jenis Genset

Seiring berjalannya waktu, modernisasi mesin tidak sebatas pada satu jenis bahan bakar. Namun, teknologi di bidang mesin terus berkembang dan secara tidak langsung membuka keterbatasan pada penggunaan bahan bakar.

Berikut merupakan macam-macam genset yang wajib Anda ketahui:

1. Mesin Genset Gas

Ketika Anda membayangkan sumber bahan bakar genset adalah gas, maka Anda tidak salah. Bahan bakar gas berupa LPG (Liquefied Petroleum Gas) atau bisa menggunakan CNG (Compressed Natural Gas).

Mengapa memakai gas? Pembakaran gas menghasilkan jelaga dan emisi sulfur yang jauh lebih rendah daripada solar, dan pada lokasi yang sudah terjangkau jaringan gas biayanya bisa lebih hemat.

LPG dihasilkan dari pengolahan gas alam dan dari proses di kilang minyak bumi. Komponen utamanya adalah propana dan butana, bukan metana maupun etana. 

Energi kalor dari pembakaran gas menggerakkan motor bakar berpengapian busi, sehingga dihasilkan energi mekanik yang kemudian diubah menjadi energi listrik oleh generator. 

2. Mesin Genset Diesel

Jenis inilah yang paling banyak dipakai. Mesin ini menggunakan bahan bakar solar, dengan kapasitas berkisar dari sekitar 5.000 watt hingga 2.000.000 watt.

Kelebihan mesin ini adalah torsinya yang lebih besar dan tingkat efisiensi yang tinggi. 

Bahan bakar solar bisa ditemukan di sekitar dengan harga yang lebih murah daripada bensin. Di sisi lain, cara merawat genset terbilang mudah dan minim kerusakan. 

3. Mesin Genset Bensin

Mesin genset jenis bensin menggunakan bahan bakar berupa bensin dengan kapasitas maksimal sekitar 10 kW atau 10.000 watt.

Cara kerja genset adalah dengan proses pembakaran bensin yang disuplai oleh listrik tegangan tinggi. Listrik tersebut akhirnya menimbulkan bunga-bunga api pada celah busi untuk pembakaran gas. 

Kelebihan mesin ini antara lain ukurannya ringkas, mudah dipindahkan, dan harga jualnya relatif murah.

Namun kekurangannya antara lain penggunaannya yang boros, ketahanan mesin kurang memadai daripada diesel serta perawatannya lumayan susah. 

4. Mesin Genset Portabel

Jika Anda suka bepergian ke alam atau berkemah tetapi khawatir soal pasokan listrik, membawa mesin ini adalah solusinya.

Genset dirancang khusus dengan tampilan sederhana, namun tidak meninggalkan segi fungsionalnya cocok menemani kegiatan outdoor.

Anda bisa menemukannya di pasaran dengan harga yang lumayan mahal, tetapi sebanding dengan kepraktisannya.

5. Mesin Genset Turbin

Genset turbin memiliki kapasitas keluaran paling besar dibanding jenis lain, umumnya di atas 2.000.000 watt.

Pengaplikasian mesin ini akan terlihat berhasil dengan cara menggabungkan beberapa turbin untuk membangkitkan pasokan listrik.

Turbin uap memanfaatkan uap bertekanan untuk memutar sudu-sudunya. Putaran poros turbin itulah yang diteruskan ke generator, dan generator inilah yang menghasilkan listrik.

Jika menggunakan turbin air, mesin tersebut memanfaatkan arus deras air sehingga menghasilkan putaran ke generator untuk menghasilkan energi listrik.  

6. Mesin Genset Urine

Inovasi tidak sebatas pada penggunaan bahan bakar alam. Pelajar di Afrika mampu menyulap limbah manusia berupa urine menjadi bahan bakar untuk genset.

Menurut klaim para pelajar tersebut pada ajang Maker Faire Africa tahun 2012, satu liter urine dapat menyalakan generator selama kurang lebih enam jam. Klaim ini belum pernah diverifikasi secara independen maupun dikembangkan ke skala komersial, sehingga lebih tepat dipandang sebagai purwarupa percobaan.  

Inovasi seperti di atas bisa mendapat perhatian khusus dari pemerintah untuk penyempurnaan dan perkembangan teknologi, sehingga kita tidak memiliki ketergantungan yang kuat terhadap kuantitas sumber daya alam yang kian menipis.  

Komponen Genset 

Gambar sistem tegangan listrik arus kuat
Komponen Genset © Unsplash.com

Genset adalah kesatuan beberapa komponen yang bekerja bersama untuk menghasilkan energi listrik. Berikut komponen-komponen yang perlu Anda ketahui.

1. Motor

Sumber tenaga mekanik untuk kinerja alternator dalam menghasilkan listrik. Motor terbagi menjadi dua jenis yaitu motor bensin dan motor diesel. 

2. Governor atau Pengatur Putaran 

Governor adalah perangkat yang menjaga putaran mesin tetap konstan meski beban listrik berubah-ubah.

Putaran mesin terhubung langsung dengan putaran alternator, dan putaran itulah yang menentukan frekuensi listrik yang dihasilkan. Untuk jaringan 50 Hz, alternator empat kutub harus berputar pada 1.500 rpm. 

3. Sistem Kelistrikan Motor

Sistem ini sudah mencakup motor starter elektrik, baterai, sensor, dan perangkat alarm. Kelistrikan motor berfungsi sebagai kontrol terhadap tanda-tanda vital seperti tekanan oli, saklar suhu, pengisian daya motor dan aki.  

4. Sistem Pendingin

Jangan berpikir jika sistem pendingin hanya ada pada mobil. Sistem pendingin juga merupakan komponen penting dalam mesin pembangkit listrik ini.

Terdiri dari kipas berkapasitas besar untuk menarik udara dingin dari luar guna mendinginkan suhu mesin, sehingga mesin tidak mudah rusak.

5. Alternator

Alternator adalah komponen utama yang kedua setelah mesin motor. Alat ini berfungsi untuk menghasilkan daya listrik.

Besar daya yang dihasilkan bergantung pada jenis dan kapasitas alternator, yang dinyatakan dalam kVA atau kW, bukan dalam horsepower. 

6. Isolasi Getaran

Mesin ini sudah dilengkapi dengan bantalan yang berfungsi sebagai anti-getaran. Isolasi getaran artinya adalah mesin pembangkit listrik ini dilengkapi dengan bantalan meminimalkan getaran yang diterima dari kinerja mesin yang sedang jalan. Penempatannya berada di dasar motor atau di alas mesin. 

7. Peredam Suara

Untuk mengurangi ketidaknyamanan penggunaan, peredam dipasang untuk mengurangi kebisingan akibat kinerja mesin.

8. Sistem Kendali

Sistem kendali mengatur seluruh operasi genset, mulai dari penyalaan, pemantauan tegangan dan frekuensi, hingga penghentian otomatis bila terjadi gangguan. 

9. Saklar Keluaran Otomatis

Berfungsi untuk melindungi alternator, sakelar ini sesuai untuk model dan laju keluaran dengan kendali manual. Namun untuk genset kendali otomatis, alternator terlindungi oleh kontaktor. 

10. Pompa

Pompa bahan bakar mengalirkan bahan bakar dari tangki menuju mesin. Pada instalasi yang memakai tangki harian, pompa pemindah akan bekerja mengisi tangki harian dari tangki induk begitu levelnya menyentuh batas minimum.

Cara Merawat Genset

Harganya yang mahal, tentu akan membuat kita berpikir bagaimana cara merawat genset dengan aman.

Beberapa cara di bawah ini bisa Anda terapkan jika memiliki genset. 

1. Warming Up Mesin

Pemanasan mesin dilakukan minimal satu minggu sekali. Tujuan kegiatan ini supaya performa mesin tetap stabil.

Dengan adanya pemanasan, diharapkan mesin tidak menjadi dingin dan siap digunakan jika ada pemadaman listrik.

2. Periksa Aki

Pemeriksaan aki bisa dilakukan dengan mengecek terminal aki. Pastikan tidak ada masalah seperti karat karena bisa menghalangi proses starting.

3. Periksa Bahan Bakar

Pemeriksaan ini tidak hanya mencakup kuantitasnya namun pada filter alat bakar. Pastikan saja jalur pemasukan bahan bakar tidak bergesekan dengan benda lain. 

4. Periksa Sistem Kontrol

Maksud dari sistem kontrol adalah berfungsi untuk melancarkan penyaluran beban. Cek secara teratur dan setelah pemakaian kembalikan pada mode normal yaitu automatic stand by. 

5. Periksa Indikator Mesin & Mesin Pendingin

Pemeriksaan indikator mesin mencakup tekanan oli dan suhu radiator. Perhatikan keduanya secara cermat saat mesin sedang dipanaskan.

Sementara itu, untuk mesin pendingin, gunakan kompresi udara bertekanan rendah untuk membersihkan radiator.

 Cek kembali level cairan atau coolant dalam keadaan mesin tidak menyala. Jika ada kerusakan pada mesin pendingin segera lakukan perbaikan.  

6. Jaga Kebersihan dan Ganti Suku Cadang 

Jika umur mesin genset sudah tua, maka perlu adanya pembersihan secara intensif. Produk keluaran lama kurang lebih berdampak pada performa mesin saat penggunaan.

Jika ada bagian komponen yang rusak, rekomendasi yang baik untuk menggantinya dengan komponen baru, supaya mesin tetap berjalan dengan baik. 

Kesimpulan

Genset merupakan suatu set yang berisi komponen pembangkit listrik dengan adanya pembakaran di dalamnya. Perbedaan mesin genset terletak pada penggunaan bahan bakar yang dibutuhkan.

Dengan mengenali setiap komponen tersebut, maka dapat memudahkan dalam proses perawatannya secara berkelanjutan.

Solar Industri menyediakan pembuatan dan sewa tangki solar dengan berbagai ukuran mulai dari 5000L hingga 16000L.

Yuk, cek produk selengkapnya pada laman Solar Industri!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu genset?

Genset adalah singkatan dari generator set, yaitu gabungan mesin penggerak dan generator listrik dalam satu rangka. Mesinnya menghasilkan tenaga putar, lalu generator atau alternator mengubah putaran itu menjadi energi listrik melalui induksi elektromagnetik.

Apa saja jenis genset menurut bahan bakarnya?

Yang paling umum adalah genset diesel untuk kebutuhan menengah sampai besar, genset bensin untuk daya kecil, serta genset gas yang memakai LPG atau gas alam terkompresi. Untuk skala pembangkit besar dipakai turbin gas. Untuk keperluan bergerak tersedia genset portabel, dan kini juga ada penyimpan daya berbasis baterai sebagai alternatif tanpa emisi.

Apa saja komponen utama genset?

Komponen pokoknya adalah mesin penggerak, alternator, governor atau pengatur putaran yang menjaga kestabilan frekuensi, sistem bahan bakar, sistem pendingin dengan radiator, sistem pelumasan, sistem kelistrikan dan aki, panel kendali, peredam suara, serta bantalan peredam getaran.

Bagaimana cara menentukan kapasitas genset?

Kapasitas genset dinyatakan dalam kVA atau kW, bukan dalam horsepower. Hitung total beban yang akan ditanggung, perhatikan arus start motor listrik yang bisa beberapa kali lipat arus normalnya, lalu tambahkan cadangan sekitar 20 sampai 25 persen. Genset sebaiknya dibebani di kisaran 50 sampai 80 persen kapasitasnya, karena beban yang terlalu ringan justru merusak mesin diesel.

Mengapa genset perlu dipanaskan secara berkala?

Pemanasan rutin, umumnya seminggu sekali, memastikan mesin benar-benar siap saat listrik padam. Pemanasan menjaga aki tetap terisi, melumasi ulang komponen mesin, dan menyingkap masalah lebih dini seperti bahan bakar yang sudah terkontaminasi atau air pendingin yang berkurang.

Bagaimana cara merawat genset?

Panaskan mesin secara berkala, periksa terminal aki dari korosi, kuras air dan endapan pada filter bahan bakar, pantau tekanan oli serta suhu radiator, bersihkan sirip radiator dengan udara bertekanan rendah, dan ganti oli beserta filter sesuai jam operasi. Perhatikan pula masa simpan bahan bakar, karena solar dengan kandungan biodiesel lebih cepat menurun mutunya.

Artikel Terkait

Butuh Supplier Solar Industri dengan Pengiriman Cepat?
Kami siap melayani distribusi solar ke seluruh wilayah Indonesia dengan armada tepercaya dan tangki standar industri.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.