Penerapan Strategi Segmentasi Pasar dalam Dunia Bisnis

Bagikan :
Segmentasi Pasar

Dalam upaya pemasaran suatu produk dalam bisnis, segmentasi pasar perlu diterapkan pada sebuah perusahaan. Hal tersebut berperan cukup penting pada keberlangsungan suatu bisnis karena ia dapat menjadi penentu terkait target pasar. Dalam hal ini, segmentasi pasar merupakan bagian dari pemasaran digital (digital marketing).

Penerapan strategi ini memiliki dampak yang cukup besar dalam suatu bisnis. Di Indonesia sendiri, masih banyak orang yang masih belum mengetahui terkait strategi ini sehingga mayoritas bisnis yang berjalan tidak memiliki target fokus. 

Mungkin anda penasaran sebenarnya apa itu segmentasi pasar? Apa saja tujuan dan jenisnya? Lalu, apa contoh dan manfaat dari penerapan hal ini? Anda tidak perlu khawatir apabila belum mengetahui itu semua karena kami akan membahasnya secara tuntas di artikel ini. Simak lebih lanjut ya!

Pengertian

Pengertian Segmentasi Pasar
© Freepik

Istilah segmentasi pasar (market segmentation) acap kali digunakan dalam dunia pemasaran (marketing). Dalam hal ini, segmentasi pasar adalah suatu strategi pemasaran dengan cara membagi target pelanggan ke dalam kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing target.

Adapun definisi lain menurut KBBI yaitu segmentasi pasar adalah pembagian pasar untuk suatu produk ke dalam kelompok-kelompok pelanggan dengan kebutuhan dan karakteristik yang teridentifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut, segmentasi pasar terbagi menjadi beberapa jenis. 

Dengan memahami strategi ini, anda dapat menerapkannya pada bisnis anda dalam menargetkan calon pelanggan. Segmen pasar dapat membantu anda dalam mengembangkan produk karena strategi ini memungkinkan anda untuk menargetkan calon pelanggan secara tepat dan benar. Selain itu, hal tersebut juga dapat menghasilkan kampanye yang lebih efisien. 

Tujuan

Anda telah mengetahui pengertian segmentasi pasar, mungkin anda bertanya-tanya apa tujuan dari strategi ini. Pada bagian ini, kami akan memaparkan kepada anda terkait tujuan strategi ini, antara lain:

  • Meningkatkan efektifitas strategi pemasaran
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Bahan perencanaan dan evaluasi bisnis
  • Mengetahui kompetitor bisnis

Jenis-jenis 

Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa segmentasi pasar terbagi menjadi beberapa jenis yaitu segmentasi demografi, geografi, perilaku, dan psikografis.

1. Segmentasi Demografi (Demographic Segmentation)

Segmentasi demografi atau (demographic segmentation) adalah bentuk segmen pasar yang paling umum. Strategi jenis ini mengelompokkan target konsumen berdasarkan demografi, seperti usia, status keluarga, jenis kelamin, pendidikan, agama, ras, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, anda perlu mengumpulkan data terkait target konsumen. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan cara berikut untuk mengumpulkan data-data tersebut yaitu dengan bertanya secara langsung kepada target atau dengan cara bekerja sama dengan pihak ketiga. 

Ketika anda ingin bertanya langsung kepada target, pastikan anda melakukannya dengan menggunakan cara yang baik dan sopan. Dengan bertanya langsung, anda dapat memastikan secara langsung keakuratan data yang telah diperoleh. 

2. Segmentasi Geografi (Geographic Segmentation)

Secara teknis, segmentasi ini merupakan bagian dari segmentasi demografi. Pendekatan ini mengelompokkan target berdasarkan lokasi fisik mereka. Segmentasi ini memiliki asumsi bahwa orang yang berada di lokasi yang sama memiliki kebutuhan, preferensi, dan minat yang sama.

Ada terdapat berbagai macam segmentasi geografis. Yang paling mendasar yaitu mengidentifikasi target konsumen berdasarkan lokasi mereka, seperti negara, provinsi, kota, dan kode pos. Selain itu, identifikasi target juga dapat dilakukan berdasarkan karakteristik wilayah tempat tinggal, seperti kepadatan penduduk, iklim, perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan. 

Dalam hal tersebut, anda perlu mengetahui karakteristik suatu wilayah secara lebih spesifik. Hal ini karena terdapat kemungkinan dalam suatu daerah terdiri dari wilayah pedesaan, pinggiran kota, dan perkotaan.

3. Segmentasi Perilaku (Behavior Segmentation)

Yang selanjutnya adalah segmentasi perilaku atau behavior. Pada segmentasi ini, anda dapat membagi target konsumen berdasarkan data pasar, tindakan konsumen, dan pola pengambilan keputusan pelanggan. 

Strategi ini mengelompokkan target konsumen berdasarkan interaksi mereka sebelumnya dengan pasar dan produk. Berkaitan dengan hal tersebut, strategi ini mengasumsikan bahwa kebiasaan perilaku konsumen sebelumnya merupakan indikator dari apa yang akan mungkin mereka lakukan di masa depan, walaupun hal tersebut dalam bisa saja berubah.

4. Segmentasi Psikografis (Psychographic Segmentation)

Yang terakhir yaitu segmentasi psikografis. Pendekatan ini mengelompokkan target konsumen berdasarkan gaya hidup, minat, pendapat, dan kepribadian mereka. Jenis segmentasi ini adalah segmentasi yang paling sulit karena sifat dari target konsumen terkait dengan parameter dapat saja berubah. 

Contoh Segmentasi Pasar

Setelah mengetahui pengertian, tujuan, dan jenis-jenis market segmentation, mungkin anda bertanya-tanya terkait contoh dari segmen pasar ini. Berikut beberapa contoh penerapan segmen pasar dalam dunia bisnis, antara lain:

1. Produk Sereal

Dalam memasarkan produk sereal, produsen mungkin saja menggunakan lebih dari satu jenis segmentasi. Misalnya anda memiliki bisnis sereal dan anda ingin memasarkan produk tersebut ke semua usia. Dalam kasus ini, anda dapat menggunakan segmentasi demografi

Di sisi lain, apabila sereal anda ingin menjangkau konsumen dengan lebih luas, anda dapat menggunakan segmentasi psikografis. Anda dapat membangun brand awareness bahwasanya sereal anda adalah sereal yang sehat. Oleh karena itu, anda dapat menjangkau konsumen yang memiliki gaya hidup sehat.

2. Bahan Bakar

Berkaitan dengan bahan bakar, perusahaan yang memproduksi atau menjual bahan bakar juga menerapkan strategi ini. Misalnya anda menjual bahan bakar biosolar dengan keunggulan penggunaan bahan bakar ini dapat menghasilkan residu pada mesin lebih rendah daripada bahan bakar lainnya sehingga mesin akan menjadi lebih awet. 

Anda dapat menerapkan segmentasi demografi yang berfokus pada usia dan pendidikan target. Usia perlu menjadi salah satu parameter karena tentunya yang mengendarai kendaraan umum atau pribadi adalah orang dewasa. Begitupun dengan pendidikan, biasanya orang dengan tingkat atau latar pendidikan tertentu memiliki pengetahuan lebih terkait masalah penggunaan bahan bakar yang mereka gunakan.

Baca juga: Pemanfaatan Biodiesel, Bahan Bakar Alternatif dari Minyak Nabati

3. Sepatu Olahraga

Dalam hal ini, seorang produsen sepatu olahraga dapat menggunakan segmentasi psikografis karena mencakup beberapa segmen pasar, seperti atlet olahraga, orang yang sering berolahraga, orang yang sadar dengan fashion, dan lain sebagainya. 

Manfaat Segmentasi Pasar

Pada bagian ini, kami akan memaparkan terkait apa saja manfaat yang akan anda atau bisnis anda dapatkan apabila anda menerapkan strategi ini. Di bawah ini merupakan manfaat dari segmen pasar, antara lain:

1. Brand image lebih kuat

Berkaitan dengan hal ini, segmen pasar akan mengarahkan tim manajemen untuk mempertimbangkan bagaimana brand ingin konsumen rasakan. Setelah segmen pasar teridentifikasi, manajemen harus mempertimbangkan pesan apa yang akan dibuat. 

Branding dan pesan perusahaan cenderung sangat disengaja karena memang ditujukan untuk audiens target. Hal ini mungkin memiliki efek tidak langsung yang dapat memberikan pengalaman yang lebih baik antara pelanggan dan perusahaan.

2. Potensi besar untuk brand loyalty

Segmentasi pasar mampu meningkatkan peluang bagi konsumen untuk membangun hubungan jangka panjang dengan perusahaan. Pendekatan pemasaran dapat memberikan pengalaman kepada pelanggan yang dapat menumbuhkan rasa inklusi, kebersamaan, dan rasa memiliki. Selain itu, segmentasi pasar juga meningkatkan kemungkinan anda mendapatkan klien yang tepat yang sesuai dengan lini produk dan demografis anda.

3. Target iklan yang lebih baik

Segmen pemasaran dapat memungkinkan perusahaan untuk melakukan strategi periklanan bertarget yang lebih baik. Hal tersebut termasuk rencana pemasaran yang mengarahkan upaya pada lokasi, usia, atau kebiasaan tertentu melalui media sosial.

4. Efisiensi sumber daya

Segmen pasar dapat membuat perusahaan untuk fokus pada demografi atau pelanggan tertentu daripada melakukan promosi produk ke seluruh target. Dalam hal ini, segmentasi pemasaran memungkinkan pendekatan yang terfokus dan tepat yang seringkali memakan biaya yang cukup minim daripada pendekatan jangkauan luas.

5. Diferensiasi pasar

Market segmentation dapat memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menunjukkan dengan pesan yang ingin mereka sampaikan kepada pasar dan kompetitor. Hal Ini dapat membantu menciptakan diferensiasi produk dengan menginformasikan secara spesifik terkait perbedaan antara suatu perusahaan dengan pesaingnya. 

Kesimpulan

Segmentasi pasar adalah strategi pemasaran dengan cara mengelompokkan target konsumen berdasarkan kebutuhan dan karakteristiknya. Berkaitan dengan hal tersebut, segmen pasar terbagi menjadi segmentasi demografi, geografi, perilaku, dan psikografis. Terdapat pula beberapa contoh penerapan strategi ini di dunia bisnis serta manfaat penerapannya.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Solar Industri menyediakan pembelian bahan bakar biosolar b30 dan jasa bunker service resmi Pertamina non-subsidi.

Tags

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.