Mengenal Oseanografi, Manfaat, Prospek Kerja, dan Cabang Ilmunya

Bagikan:
Oseanografi adalah cabang ilmu bumi yang mempelajari samudra dan lautan. Termasuk juga proses fisik, kimia, biologis, dan geologis yang terjadi di dalamnya. Oleh karena itu, oseanografi termasuk ke dalam ilmu geologi dan ilmu geografi.
Oseanografi
Daftar Isi

Oseanografi, pernahkah Anda mendengar istilah ini sebelumnya? Seperti namanya yang mengandung kata ocean yang berarti laut, istilah ini masih berhubungan dengan laut. Ilmu ini merupakan salah satu cabang ilmu geologi, yang masih mempelajari komponen bumi dan makhluk hidup di dalamnya. Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian oseanografi, manfaat, prospek kerja yang dapat didapatkan jika kita mempelajari ilmu ini, dan juga beberapa cabang ilmunya.

Apa Itu Oseanografi

Oseanografi (berasal dari kata Yunani oceanos untuk laut dan γράφειν atau graphos untuk gambar atau deskripsi, disebut juga ilmu kelautan) adalah cabang ilmu kebumian yang mempelajari semua aspek samudera dan lautan. Sehingga secara sederhana dapat diartikan sebagai gambaran tentang laut. 

Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena-fenomena fisik dan dinamis air laut yang dapat diterapkan dalam bidang lain seperti teknik, lingkungan, perikanan, bencana laut, hingga kegiatan mitigasi (pengelolaan dan pencegahan). 

Manfaat Oseanografi

Oseanografi adalah salah satu cabang ilmu kebumian yang sangat menarik untuk dipelajari. Namun, manfaat apakah yang dapat kita dapatkan jika mempelajarinya? Simak beberapa manfaat oseanografi di bawah ini.

  1. Agar mampu memanfaatkan SDA hayati yang berasal dari laut. Oseanografi membantu kita mengetahui letak sumber daya tersebut, mengetahui potensi-potensinya, cara memperolehnya dan mengolahnya, hingga cara membudidayakannya agar tidak cepat punah.
  2. Selain SDA hayati, ada pula SDA non hayati yang tak kalah penting seperti mineral dan bahan galian lainnya, gas alam, energi panas, hingga minyak bumi.
  3. Membuat teknologi advance dengan memanfaatkan laut sebagai sarana berkomunikasi. Seperti halnya pemberian kabel di laut, ilmu ini digunakan untuk menentukan dan menemukan lokasi pemasangan kabel yang tepat agar kabel dapat digunakan secara maksimal. 
  4. Menggunakan laut sebagai sarana perdagangan dan transportasi. Oseanografi digunakan untuk menentukan jalur pelayaran yang tepat, fenomena di laut, hingga lokasi mana yang tepat untuk berlabuh.
  5. Menghitung dan menentukan batas wilayah dan juga pertahanan negara. Oseanografi digunakan untuk menentukan batas-batas laut dari suatu wilayah negara di laut. Mempelajari laut juga penting untuk menemukan lokasi yang tepat untuk armada pertahanan.
  6. Membantu memahami cara menjaga lingkungan laut dari kerusakan baik secara alami maupun buatan manusia. Hasil yang didapatkan dari kegiatan penelitian laut inilah yang menjadi acuan berbagai industri dalam mengeksplorasi laut.
  7. Membuat persiapan serta penjagaan lingkungan dari bencana alam di laut. Mengetahui tanda serta potensi bencana dari laut sangat membantu dalam kegiatan mitigasi bencana.
  8. Oseanografi digunakan untuk memastikan laut itu aman untuk tempat rekreasi atau tidak. Seperti yang kita ketahui banyak kegiatan rekreasi yang dilakukan di laut.
  9. Memajukan ilmu pengetahuan tentang bumi. Hasil penelitian atau pembelajaran dari oseanografi sangat bermanfaat untuk kemajuan ilmu dan juga teknologi. Berbagai hasil dari penelitian ini dimasukkan dalam jurnal sehingga dapat dibaca oleh generasi manapun.

Cabang Ilmu Oseanografi

Ilmu ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis, namun secara umum terbagi menjadi lima jenis:

1. Oseanografi Fisika (Physical Oceanography)

mempelajari aspek fisika air laut mulai dari gerakan air laut, distribusi temperatur, transmisi cahaya, suara, hingga berbagai tipe energi dalam air laut, dan interaksi antara laut (hidrosfer) dan udara (atmosfer).

2. Oseanografi Geologi (Geological Oceanography)

mempelajari konfigurasi dari cekungan laut, sifat batuan atau mineral yang ditemukan di dasar laut, asal usul cekungan laut, dan berbagai proses geologi di laut. Jenis ini biasa disebut dengan istilah Geologi Laut (Marine Geology).

3. Oseanografi Meteorologi (Meteorological Oceanography)

mempelajari fenomena udara (amosfer) di atas laut serta apa pengaruhnya terhadap perairan dangkal dan dalam, atau pengaruh kondisi permukaan laut terhadap proses yang terjadi pada atmosfer.

4. Oseanografi Kimia (Chemical Oceanography)

mempelajari seluruh reaksi kimia yang terjadi serta distribusi unsur-unsur kimia di dasar laut.

5. Oseanografi Biologi (Biological Oceanography)

mempelajari berbagai tipe kehidupan di laut, alur distribusinya, keterkaitannya, aspek lingkungan hingga kehidupan dalam di laut.

Cabang Ilmu Oseanografi

Cabang Ilmu Oseanografi
(Photo: Pixabay)

Selain dibagi menjadi beberapa jenis, oseanografi juga terbagi menjadi beberapa cabang ilmu:

  1. Oseanografi biologi atau disebut juga biologi laut yang mempelajari tumbuhan, binatang atau biota apapun yang ada di laut beserta interaksi ekologi mereka;
  2. Kimia laut atau oseanografi kimia yang belajar tentang kimia laut serta interaksi kimianya dengan atmosfer;
  3. Geologi laut atau oseanografi geologi, di mana cabang ilmu ini mempelajari geologi dasar laut termasuk tektonik lempeng;
  4. Oseanografi fisika, cabang ini mirip dengan jenis oseanografi yang telah disebutkan sebelumnya itu belajar tentang ciri fisik laut seperti pencampuran, struktur suhu-salinitas, ombak, pasang, serta arus
  5. Terakhir, rekayasa laut yang mencakup desain serta membangun anjungan minyak, kapal dan pelabuhan, serta struktur lainnya yang memungkinkan kita untuk menggunakan laut dengan bijaksana.

Prospek Kerja Oseanografi

Jika Anda tertarik untuk mempelajari ilmu laut ini, Anda dapat mempelajarinya dengan menempuh pendidikan formal beberapa universitas di Indonesia. 

Sebagai lulusan ilmu kelautan, Anda memiliki kesempatan untuk belajar untuk karir yang hebat sebagai konsultan, surveyor kelautan, insinyur lingkungan, pemodel pantai, ahli lingkungan dan bahkan dosen dalam ilmu atmosfer, ilmu bumi, ilmu ruang angkasa atau ilmu kelautan. 

Sayangnya, beberapa profesi tersebut di Indonesia masih diisi oleh tenaga ahli dari luar negeri karena profesi penjelajah laut sudah dikenal dan dibutuhkan di negara maju. Namun bukan berarti tidak ada potensi pekerjaan oseanografi yang dapat Anda temukan di indonesia.

Berikut adalah beberapa prospek kerja oseanografi di Indonesia:

  1. Menjadi peneliti di Lembaga Penelitian seperti BNPB, Pusat Pengembangan LIPI, dan Penerapan Geologi Kelautan hingga BMKG.
  2. Bekerja Instansi Pemerintahan khususnya pada Kementerian Kelautan. Namun, Anda juga bisa mencoba melamar pada  Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ESDM, atau Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI AL.
  3. Memasuki berbagai bidang industri mulai dari pariwisata bahari kelautan, perusahaan minyak dan gas, perusahaan survey, perusahaan perikanan, perusahaan pertambangan, atau perusahaan bidang teknologi.
  4. Jika Anda tertarik pada bidang akademik, maka bisa menjadi tenaga pengajar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Terlebih saat ini belum banyak tenaga pengajar yang tersedia.
  5. Terakhir Anda juga bisa mencoba LSM kelautan & lingkungan hidup.

Mengapa Oseanografi?

Selain banyaknya potensi serta prospek kerja, berikut beberapa alasan mengapa mempelajari oseanografi

1. Turut Menjaga Alam

Dengan mempelajari karakteristik laut, Anda berarti turut serta dalam usaha menjaga kelestarian alam khususnya laut. 

Mempelajari hal-hal tersebut dapat menghindarkan kita dari kerusakan-kerusakan yang kita buat terhadap laut serta menghindarkan generasi selanjutnya dari rusaknya ekosistem laut.

2. Potensi Laut yang Luar Biasa di Indonesia

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki laut yang luar biasa luas serta memiliki berbagai manfaat yang jika digunakan dengan baik bisa sangat menguntungkan.

Oleh karena itu, mempelajari laut Indonesia tidak akan mengecewakan. Anda dapat mengeksplorasi belahan laut yang mungkin belum bisa diakses selama ini beserta harta karun di dalamnya.

3. Lapangan Kerja yang Luas

Walaupun saat ini mungkin, profesi dari lulusan oseanografi belum banyak dibicarakan. Ketahuilah bahwa sebenarnya bidang ini banyak dibutuhkan.

Mengingat lulusan oseanografi juga belum banyak di Indonesia, maka persaingannya pun juga tidak begitu sengit.

4. Cocok untuk Anda yang Menyukai Laut

Tentu saja sebagai ilmu yang mempelajari laut, Anda akan banyak melakukan observasi di laut. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi para pecinta laut. Anda tidak akan bosan bekerja menjadi peneliti atau observasi laut dan disuguhkan dengan pemandangan indah laut.

Itulah beberapa informasi menarik seputar cabang ilmu dari geologi terkait samudra dan lautan. Solar industri menawarkan beberapa pembelian bahan bakar non-subsidi untuk menunjang proses distribusi bisnis Anda. Untuk selengkapnya, Anda dapat mengunjungi laman produk kami di sini.

Tags:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Apabila anda tertarik dengan penawaran kami, konsultasikan segera kebutuhan anda dengan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait produk perusahaan.